Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan Ahmad Dhani Ogah Dukung Joko Widodo di Pilpres 2019

Ahmad Dhani menyebutkan tiga alasan enggan memilih Joko Widodo sebagai Presiden untuk dua periode.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
Editor: Willem Jonata
zoom-in Alasan Ahmad Dhani Ogah Dukung Joko Widodo di Pilpres 2019
Tribunnews.com/Ria Anatasia
Ahmad Dhani ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ahmad Dhani menyebutkan tiga alasan enggan memilih Joko Widodo sebagai Presiden untuk dua periode.

Pertama, pentolan Dewa 19 itu menganggap pertumbuhan ekonomi di masa pemerintahan Jokowi tak mampu mencapai target dan stagnan di angka sekitar lima persen.

"Pertumbuhan ekonomi kita enggak, mangkrak di 5 persen, supaya ada pertumbuhan ekonomi karena presiden yang ini tidak berhasil selama empat tahun menumbuhkan pertumbuhan ekonomi," kata Dhani di PN Jaksel, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Selain itu, Dhani menyayangkan tahun ini angka kemiskinan di Indonesia hanya berkurang 1,1 persen, dari 10,96 persen di 2014 menjadi 9,86 persen pada Maret 2018.

"Presiden yang ini punya prestasi yang terjelek dalam mengentaskan kemiskinan. Selama empat tahun presiden yang ini cuma mengentaskan kemiskinan 1,1 persen saja. Sementara presiden yang lain itu 3 persen 4 persen hingga 5 persen," ujar Dhani.

"Ini empat tahun cuman 1,1 persen presiden yang ini. Berarti ini kan presiden yang gagal. utangnya banyak tapi kemiskinan cuman turun 1,1 persen," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Terakhir, kader Gerindra ini menilai saat ini banyak masyarakat yang terpecah belah. Namun, ia enggan menyebutkan golongan masyarakat mana yang dimaksud.

"Saya pengen presiden yang baru supaya umat tidak terbelah. Gara-gara presiden ini, umat terbelah," tudingnya.

Diketahui, Ahmad Dhani mendukung gerakan #2019GantiPresiden. Ia ingin fokus menyuarakan gerakan tersebut di sejumlah regional, di beberapa kota di Jawa Timur: Surabaya, Sidoarjo, dan Madiun.

"Saya punya keyakinan presiden harus diganti. Makanya perjuangan saya adalah itu. dan beberapa temen saya juga diluar Gerindra, mungkin mereka enggak kepengen dukung Prabowo, tapi mereka pingin ganti presiden," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas