Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dilantik Jadi Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Diminta Soekarwo Tak Ikuti Jejak Syahri Mulyo

Kemudian Soekarwo menjelaskan tantangan yang langsung dihadapi Maryoto adalah penyelenggaran Pemilu 2019.

Dilantik Jadi Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Diminta Soekarwo Tak Ikuti Jejak Syahri Mulyo
Kompas.com/PRIYOMBODO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Bupati Tulungagung terpilih Maryoto Bhirowo langsung ditunjuk sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Bupati Tulungagung saat dilantik bersama Bupati Tulungagung terpilih Syahri Mulyo di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Usai ditunjuk, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang melantiknya meminta Maryoto tak ikuti jejak Syahri terlibat dalam kasus suap.

Baca: Luncurkan SIPS, Bawaslu Permudah Masyarakat Ajukan Permohonan Sengketa

“Kepada wakil bupati yang kini memimpin Tulungagung diharapkan menjalankan pemerintahan yang transparan dan kredibel, apalagi pembahasan anggaran daerah sudah dimulai, ajak stakeholder dan masyarakat untuk ikut merumuskan,” pesan Soekarwo.

Kemudian Soekarwo menjelaskan tantangan yang langsung dihadapi Maryoto adalah penyelenggaran Pemilu 2019.

“Tahun 2019 adalah tugas besar bagaimana demokrasi melalui Pemilu bisa berjalan secara baik, dan Pak Maryoto sebagai sahabat baik Pak Syahri kami yakini bisa mengemban tugas itu,” imbuh Soekarwo.

Terakhir Soekarwo berpesan agar Maryoto mengedepankan kesejahteraan masyarakat dalam memimpin Tulungagung.

“Anggaran daerah untuk 2019 sudah harus diketok bulan Desember 2018, kami harap Pak Maryoto bisa mengedepankan kesejahteraan masyarakat, kata kuncinya adalah ‘guyub rukun’,” pungkas Soekarwo.

Syahri Mulyo dan Maryoto Bhirowo resmi dilantik sebagai Bupati dan Wabup Tulungagung oleh Gubernur Jatim Soekarwo disaksikan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.

Syahri Mulyo langsung dinon-aktifkan lantaran sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap proyek infrastruktur di Tulungagung.

Mendagri Tjahjo Kumolo berterima kasih telah mengizinkan Syahri yang sudah ditahan untuk mengikuti pelantikan tersebut.

“Selama belum ada keputusan tetap maka yang bersangkutan tetap dilantikan untjk kemudian langsung ditunjuk Plt agar tidak menghambat jalannya pemerintahan di Tulungagung,” ungkap Tjahjo.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas