Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panglima TNI Tegaskan Tak Ada Lagi Ancaman PKI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan sudah tak ada ancaman terkait PKI. Hal ini merujuk pada adanya pemutaran film G30S/PKI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Panglima TNI Tegaskan Tak Ada Lagi Ancaman PKI
Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita dan Kepala BNPB Willem Rampangilei meninjau rencana lokasi pemakaman massal yang bertempat di Tempat Pemakaman Umum Paboya, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Lokasi pemakaman yang berjarak sekitar 15 km dari Bandara Mutiara Sis Al Jufri diperkirakan mampu menampung korban yang meninggal dunia. Penggalian makam menggunakan alat berat akan dilakukan malam ini dan diperkirakan besok sudah dapat digunakan. (Puspen TNI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan sudah tak ada ancaman terkait PKI. Hal ini merujuk pada adanya pemutaran film G30S/PKI di beberapa tempat.

Ia mengatakan PKI bukanlah ancaman lagi bagi Indonesia karena adanya Tap MPRS.

"Ancaman sudah tidak ada. Kan sudah ada Tap MPRS yang sudah melarang ideologi komunis," ujar Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (30/9/2018).

Di sisi lain, ia menilai masyarakat Indonesia harus tetap mengetahui PKI merupakan salah satu bagian sejarah yang tak bisa dipisahkan dari bangsa ini.

Baca: Fitri Ditemukan Selamat Tertimpa Bangunan Hotel Roa-roa Setelah Teriak-teriak Minta Makan dan Minum

Sehingga, Hadi pun meminta seluruh masyarakat untuk mengirim doa untuk para pahlawan revolusi.

"Masyarakat Indonesia harus tahu bahwa komunis adalah bagian dari sejarah kelam yang seluruh bangsa Indonesia harus tahu," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena itu pada hari ini kita kirim doa untuk pahlawan revolusi," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas