Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan Ahli Sarankan Jembatan Kuning di Palu Tidak Dibangun Lagi

Selain Hotel Roa Roa yang merupakan hotel terbesar di Palu, gempa Donggala juga mengakibatkan Jembatan Kuning di Palu ambruk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Grid Network
zoom-in Alasan Ahli Sarankan Jembatan Kuning di Palu Tidak Dibangun Lagi
CN 235 Maritime Patrol Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin via Kompas.com
Jembatan Kuning Ponulele yang rubuh akibat tsunami pascagempa bumi 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) menyebabkan sejumlah bangunan rusak.

Selain Hotel Roa Roa yang merupakan hotel terbesar di Palu, gempa Donggala juga mengakibatkan Jembatan Kuning di Palu ambruk.

Jembatan Kuning di Palu memiliki panjang 250 meter dengan lengkungan berwarna kuning.

Jembatan itu menghubungkan dua wilayah kecamatan.

Yakni Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Palu Barat.

Beton dan aspal yang menjadi bagian konstruksi jembatan tersebut ambruk setelah gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah.

Seorang arsitek dari Studio Akanoma, Yu Sing pun turut memberikan tanggapan terkait ambruknya Jembatan Kuning di Palu yang ambruk saat gempa donggala.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, jembatan tersebut justru tidak perlu dibangun lagi.

Halaman Selanjutnya

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas