Tribun

Polemik Ratna Sarumpaet

Moeldoko: Kita Ingin Menjaga Kondisi Kondusif Agar Saling Tidak Curiga

"Sekarang udah muncul terus gimana si kasus sesungguhnya. Ada klarifikasi sendiri dari Ratna dan seterusnya," ucap Moeldoko.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Moeldoko: Kita Ingin Menjaga Kondisi Kondusif Agar Saling Tidak Curiga
Tribun Bali/Rino Gale
Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn.) Dr Moeldoko. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, tidak mau terburu-buru mengambil sikap soal peristiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet.

"Saya pikir perlu kejelasan dulu jangan terburu-buru karena, ya itu pentingnya engak buru-buru semua harus disikapi dengan tenang dan jernih sehingga kejelasan akan muncul," ujar Moeldoko di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018).

Baca: Minta Maaf, Ratna Sarumpaet Sebut Prabowo, Amien Rais, Setan dan Tuhan

Menurut Moeldoko situasi yang seperti ini justru akan memperkeruh suana.

Sehingga butuh keterangan langsung dari korban, dalam hal ini Ratna Sarumpaet.

"Sekarang udah muncul terus gimana si kasus sesungguhnya. Ada klarifikasi sendiri dari Ratna dan seterusnya," ucap Moeldoko.

Baca: Ratna Sarumpaet Akui Kebohongannya, Rachel Maryam Merasa Hati Nuraninya Dipermainkan

Moeldoko pun berujar saat ini lebih baik menjaga kondisi yang kondusif ketimbang menebar kecurigaan di tengah masyarakat.

"Bagi kita ingin menjaga kondisi kondusif agar saling tak curiga dan pada akhirnya membawa suasana jadi enggak baik," ujar Moeldoko.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melansir bahwa Ratna Sarumpaet berada di RS Bina Estetika pada 21 September, dan keluar pada 24 September malam.

Ratna Sarumpaet terbukti menjalani operasi plastik di wajahnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas