JK: Masa Tanggap Darurat Sulteng Bisa Sampai 2 Bulan
"Mungkin di perjalanan dalam 10 jam mungkin sudah sampai di Sulteng 25 mobil tangki sehingga bisa melayani daerah pengungsian"
Editor: Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengtakan massa tanggap darurat di Sulawesi tengah pasca gempa dan tsunami bisa lebih dari dua minggu.
"Tergantung ketersediaan infrastrktur yang ada, ini saya kira tanggap darurat bisa 2 bulan," ujarnya dalam acara Satu Meja Kompas TV, Rabu (3/10/2018) malam.
Kalla menuturkan, perkiraan waktu tanggap darurat itu berkaca kepada bencana tsunami Aceh 2004 silam. Saat itu dengan skala bencana yang lebih luas, massa tanggap darurat mencapai 6 bulan.
Saat ini, kata dia, Gubernur Sulawesi Tengah memang sudah menetapkan massa tanggap darurat selama dua minggu. Namun, Kalla menyebut hal itu bisa saja diperpanjang.
Baca: April-Agustus 2018, Tata Motors Jual 528 Unit Pick Up dan Truk
Dalam massa tanggap darurat bencana di Sulteng, kata dia, ada beberapa hal pokok yang sangat diperlukan. Mulai dari makanan, listrik, komunikasi, air bersih, layanan kesehatan, tenda, hingga tempat MCK.
Khusus untuk air bersih, Kalla yakin hal itu bisa tersedia karena saat ini sudah ada 25 mobil tangki air yang sedang menuju ke Sulteng dari Jakarta dan Makassar.
"Mungkin di perjalanan dalam 10 jam mungkin sudah sampai di Sulteng 25 mobil tangki sehingga bisa melayani daerah pengungsian," kata dia.
Laporan: Yoga Sukmana
Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul: Wapres: Tanggap Darurat di Sulteng Bisa 2 Bulan