Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PDIP: Kubu Prabowo-Sandi Lebih Suka Rakyat, Bangsa dan Negara Susah

Pasalnya, PDIP mencermati, setiap hari Kubu Prabowo-Sandi menyampaikan hal-hal negatif tentang Pemerintahan Jokowi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PDIP: Kubu Prabowo-Sandi Lebih Suka Rakyat, Bangsa dan Negara Susah
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Hasto Kristiyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan mencermati model kampanye Tim Prabowo-Sandiaga Uno sebagai kampanye asal serang, tanpa opsi konsepsi kebijakan.

Pasalnya, PDIP mencermati, setiap hari Kubu Prabowo-Sandi menyampaikan hal-hal negatif tentang Pemerintahan Jokowi.

"Mereka mengampanyekan rupiah melemah sebagai kebangkrutan ekonomi, harga pokok naik, harga telur naik meski faktanya turun. Sepertinya mereka lebih menikmati kalau rakyat, bangsa dan negara Indonesia susah," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Sabtu (6/10/2018).

Hasto mengingatkan, bahwa kampanye seharusnya menyampaikan konsepsi terbaik penuh narasi kemajuan Indonesia Raya.

Berkampanye tanpa kebudayaan, tanpa etika, dan tanpa gagasan yang membumi untuk rakyat, hanya menghasilkan kegaduhan.

Baca: Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba: Ratna Terlalu Tega Lukai Kami

Lebih lanjut; Hasto menyebuy kampanye sebaiknya ditujukan untuk membangun kekuatan rakyat dengan menjadikan pemimpin yang selalu menyatu dengan rakyat.

“Pemimpin Rakyat tidak boleh grusa-grusu. Pemimpin yang terlalu tipis telinga, dan mengambil tindakan tanpa pertimbangan matang hanya menghadirkan wajah suram dalam politik. Sebaliknya, pemimpin yang selalu berada di tengah rakyat, dan membuka seluruh panca-inderanya atas dasar mata hati yang bening, maka pemimpin tersebut akan selalu mendapat tempat di hatinya rakyat," ujar Hasto.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga mengatakan, kontestasi pilpres itu pada dasarnya kontestasi memenangkan hati rakyat, bukan malah menakut-nakuti rakyat.

"Atas berbagai serangan dan tuduhan keji serta fitnah yang sering ditujukan ke Pak Jokowi, PDI Perjuangan mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi kampanye hitam, dan terus mengedepankan akal sehat dalam politik," kata Hasto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas