Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Susi Semprot Sandi Gara-gara Sebut Ini, Guntur Romli Ikut Komentar : Jangan Asal Bunyi

Menteri Kelautan dan Peringatan, Susi Pudjiastuti marah soal pernyataan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: widi henaldi
zoom-in Menteri Susi Semprot Sandi Gara-gara Sebut Ini, Guntur Romli Ikut Komentar : Jangan Asal Bunyi
Instagram @sandiuno/Twitter @gunromli
Sandiaga dan Menteri Susi, Guntur Romli 

TRIBUNNEWS.COM -- Pernyataan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, soal izin nelayan tampaknya membuat menteri susi marah.

Menteri Susi bahkan melayangkan protes keras untuk Sandiaga berkenaan dengan pernyataan soal izin nelayan tersebut.

Sebelumnya, Sandiaga Uno tampak bertandang mengunjungi para nelayan di TPI Karangsong, Indramayu.

Usai mendengar keluhan para nelayan soal izin penangkapan ikan, Sandiaga pun memberikan tanggapannya.

Ia berjanji akan memangkas birokrasi dalam izin penangkapan ikan (SIPI) kepada para nelayan jika nanti terpilih menjadi wakil presiden RI.

"Saya berjanji akan memangkas birokrasi ini agar SIPI bisa diterbitkan secepat-cepatnya khususnya untuk para nelayan yang melaut," ujarnya.

Sandiaga Uno saat berkunjung ke Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (10/3/2018).
Sandiaga Uno saat berkunjung ke Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (10/3/2018). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Mengetahui pernyataan Sandiaga, Menteri Susi selaku petinggi di dunia perikanan dan kelautan RI pun angkat bicara.

Rekomendasi Untuk Anda

Sambil menampakkan wajah serius, Menteri Susi memberikan penjelasan bahwa pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak pernah mempersulit izin penangkapan kepada nelayan.

"Kami tidak pernah persulit izin penangkapan ikan, kenapa demikian karena kami mau majukan perikanan indonesia, tidak ada persulit izin," kata Susi, Rabu (17/10/2018).

Lebih lanjut, Menteri Susi menyatakan pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran dari Menteri Kelautan dan Perikanan pada tanggal 7 November tahun 2014.

Halaman berikutnya ====>>>


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas