Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengaku Sakit, Ratna Sarumpaet Batal Diperiksa Bawaslu

"Ya betul (sakit). Tidak mau diperiksa oleh Bawaslu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengaku Sakit, Ratna Sarumpaet Batal Diperiksa Bawaslu
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Ratna Sarumpaet 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratna Sarumpaet batal diperiksa oleh tim dari Bawaslu terkait berita bohong atau hoaks penganiayaan dirinya, di Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan tersebut batal setelah Ratna Sarumpaet beralasan bahwa dirinya sakit.

Baca: Bawaslu Terjunkan Tim Klarifikator Periksa Ratna Sarumpaet

"Ya betul (sakit). Tidak mau diperiksa oleh Bawaslu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi.

Padahal tim dari Bawaslu yang berjumlah empat orang telah tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk melakukan pemeriksaan.

Empat orang tersebut terdiri dari klarifikator, asistensi dan staf.

Bawaslu menindaklanjuti kasus ini setelah menerima sejumlah laporan dan aduan pascapengakuan aktivis Ratna Sarumpaet yang berbohong soal penganiayaan terhadap dirinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu yang mengadukan adalah tim kampanye nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowo-Ma’ruf Amin melalui Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.

TKN Jokowi-Ma’ruf Amin mengadukan dugaan pelanggaran kesepakatan kampanye damai dan anti-hoaks.

Baca: Prabowo Anggap 99 Persen Ekonomi Rakyat Pas-pasan, Timses Jokowi-Maruf Amin Beberkan Fakta Ini

Sebelum TKN, ada kelompok yang menamakan Garda Nasional Untuk Rakyat (GNR).

GNR menyerahkan laporan soal dugaan kampanye hitam yang dilakukan Prabowo-Sandiaga melalui penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas