Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pekerja Migran Indonesia Dipancung di Arab Saudi, Ini Reaksi Jusuf Kalla

Jusuf Kalla menyayangkan sikap Pemerintah Arab Saudi yang dikabarkan melakukan hukum pancung pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tuti Tursilawati.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pekerja Migran Indonesia Dipancung di Arab Saudi, Ini Reaksi Jusuf Kalla
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan sikap Pemerintah Arab Saudi yang dikabarkan melakukan hukum pancung pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tuti Tursilawati tanpa notifikasi ke Indonesia.

Diketahui dari siaran pers Migrant Care, PMI asal Majalengka, Jawa Barat itu dihukum mati pada Senin (29/10/2018) kemarin.

Tuti dituduh melakukan pembunuhan pada majikannya.

Baca: Arab Saudi Pertimbangkan Hukum Pancung Aktivis Politik Perempuan Gara-gara Demo

JK mengatakan, pemerintah akan mengecek kebenaran kabar tersebut dan mengancam akan melakukan protes pada Arab Saudi, jika menghukum mati WNI tanpa mengirimkan notifikasi ke Indonesia.

"Kita (pemerintah) akan cek, kalau memang tidak ada notifikasi tentu kita akan protes ke pemerintah Saudi," tutur Kalla di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

Baca: TERPOPULER- PSI Sindir Isu Jenazah saat Debat Soal SARA, Timses Prabowo Geram: Kami Kecewa!

Biasanya, ujar Kalla, pihak otoritas Arab Saudi melaporkan proses WNI yang tersangkut kasus melalui Kedutaan Besar RI.

"Ya biasanya itu WNI yang di penjara atau mendapat vonis mati itu diketahui oleh kedutaan," tutur dia.

Baca: Marahi Pemilik Akun Diduga Hina Agama, Deddy Corbuzier: Jangan Pikir Anda Bisa Bebas!

Rekomendasi Untuk Anda

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi terkait yang didapat Tribun dari pihak KBRI Arab Saudi maupun Kementerian Luar Negeri RI, terkait kebenaran hukuman tersebut

Dalam rilis yang diterima Tribun, Migrant CARE mengecam keras eksekusi tersebut dan mendesak Pemerintah Indonesia melakukan langkah-langkah diplomasi yang mengindahkan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kepatuhan pada tata krama diplomasi internasional mengenai Mandatory Consular Notification.

Migrant CARE mengingatkan kepada Presiden Jokowi untuk benar-benar serius merespons situasi seperti ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas