Tribun

Pemilu 2019

Analis Politik: PDI Perjuangan Berpotensi Menang Pemilu 2019

Hal itu berdasar pada soliditas internal PDI Perjuangan, yang saat ini menjadi permasalahan di kebanyakan partai

Penulis: chaerul umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Analis Politik: PDI Perjuangan Berpotensi Menang Pemilu 2019
ISTIMEWA
Pengamat Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research, Pangi Syarwi Chaniago 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago memprediksi PDI Perjuangan akan memenangkan pemilu 2019.

Hal itu berdasar pada soliditas internal PDI Perjuangan, yang saat ini menjadi permasalahan di kebanyakan partai.

Baca: Basarah: PDI Perjuangan Siap Bekerjasama dengan NU dan Muhammadiyah Menjaga Pancasila

Di PDI Perjuangan, kata Pangi, ada ideologi yang mengakar kuat di seluruh kader.

Terlebih, lanjut Pangi, proses kaderisasi di PDI Perjuangan berjalan baik dan kader loyal terhadap partai.

PDI Perjuangan juga menjadi partai yang konsisten secara ideologi, jauh dari benturan faksi-faksi internal, punya sosok pemimpin yang kuat (Megawati Soekarno Putri).

Dan mekanisme internal partai yang masih berjalan dengan baik, sehingga, Pangi menyebut PDI Perjuangan sebagai Catch-All Party.

"Catch-All Party, tipologi partai yang berbasis pada kekuatan mesin partai, sangat menghormati dan memprioritaskan kaderisasi, memiliki kader sangat disiplin dan loyal, sehingga tidak mudah kadernya untuk lompat pagar/kader kutu loncat," ucap Pangi melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/11/2018).

"Menghargai tradisi meritokrasi (kader prioritas) tak bertumpu pada figur semata. Biasanya partai yang sudah lama dan proses kaderisasinya berjalan panjang dan teruji. Harus diakui PDI Perjuangan salah satu partai yang mesin kaderisasinya berjalan terstruktur, terukur dan teratur," imbuhnya.

Soliditas PDI Perjuangan inilah, kata Pangi, yang menjadi modal penting untuk meraih dukungan publik.

PDI Perjuangan tak perlu mengeluarkan energi lebih dalam dinamika internal, sehingga dapat fokus memenangkan hati rakyat.

Di samping itu, kata Pangi, PDI Perjuangan diuntungkan dengan posisinya sebagai partai utama koalisi pemerintah.

Hal itu didukung dengan berbagai survei yang banyak menempatkan Presiden Jokowi sebagai calon petahana di posisi pertama, di atas pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

"Di sisi lain PDI Perjuangan juga diuntungkan dengan posisinya saat ini sebagai partai koalisi pemerintah yang mengusung Jokowi sebagai calon petahana (pilpres). Perintahan Jokowi hingga saat ini mengukuhkan tren positif sebagaimana direkam dalam berbagai jajak pendapat lembaga survei," ucap Pangi.

Dia mencontohkan survei yang dirilis oleh Litbang Kompas.

Pangi menyebut tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah berkorelasi dengan elektabilitas capres dan partai pengusung utama, yakni PDI Perjuangan.

"Survei terbaru dari Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan kinerja pemerintah berada pada angka 65,3 persen. Kepuasan kinerja pemerintah ini berkorelasi positif dengan elektabilitas capres yang diusung dengan angka 52,6 persen serta elektabilitas partai pengusung utama (PDI Perjuangan) sebesar 29,9 persen," jelasnya.

Lebih lanjut, Pangi mengatakan jika tren positif pemerintah dan soliditas internal PDI Perjuangan terus dijaga.

Baca: PDI Perjuangan Targetkan 80 Persen Suara Jokowi-Maruf di Bali

Bukan tak mungkin partai ini akan mengulang ceritas sukses Pemilu 2014 sebagai partai pemenang pemilu.

"Jika tren positif kenerja pemerintah dan soliditas internal partai terus dijaga, PDI Perjuangan sebagai partai politik pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin akan mendapat keuntungan dan peluang lebih besar untuk kembali mengulang sukses story memenangkan hati rakyat via hajatan pilpres dan pileg serentak 2019 dengan peningkatan suara yang cukup signifikan," tandasnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas