Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hadiri Deklarasi 'Mak Ija', Kubu Prabowo-Sandiaga Soroti Kinerja BPJS Kesehatan

Mardani Ali Sera menyoroti permasalahan yang ada di BPJS kesehatan. Mardani menyebut sistem BPJS kesehatan tidak sempurna.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Sanusi
zoom-in Hadiri Deklarasi 'Mak Ija', Kubu Prabowo-Sandiaga Soroti Kinerja BPJS Kesehatan
Chaerul Umam
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera saat memberikan sambutan dalam acara Deklarasi Emak-Emak Indonesia Jaya (Mak Ija) di Jalan Malaka Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera menyoroti permasalahan yang ada di BPJS kesehatan. Mardani menyebut sistem BPJS kesehatan tidak sempurna.

Hal itu dibuktikan satu di antaranya yakni BPJS kesehatan yang menunggak biaya terhadap rumah sakit (RS).

"Kalau ada dokter perawat sekarang kayak kerja rodi tapi bayaran sangat kecil," ujar Mardani saat memberikan sambutan dalam acara Deklarasi Emak-Emak Indonesia Jaya (Mak Ija) di Jalan Malaka Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2018).

Seharusnya, ucap Mardani, sistem BPJS kesehatan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan kesehatan.

"Kami akan perbaiki BPJS (Kesehatan) di 2019, BPJS harus membuat masyarakat idak antre lagi, BPJS membuat dokter dan perawat mendapat bayaran yang benar, BPJS harus bikin RS tidak rugi," tegasnya.

Sebelumnya, hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bahkan memperkirakan, defisit anggaran lembaga tersebut dapat mencapai Rp 10,5 triliun hingga akhir tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas