Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berikan Klarifikasi, Ketua Umum PSI Dicecar 18 Pertanyaan oleh Penyidik

Grace Natalie, telah usai menjalani pemberian klarifikasi laporan yang dilayangkan Sekjen PPMI Zulkhair terkait dugaan penistaan agama.

Berikan Klarifikasi, Ketua Umum PSI Dicecar 18 Pertanyaan oleh Penyidik
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (Ketum PSI) Grace Natalie, memberikan keterangan kepada wartawan usai diperika sebagai saksi oleh Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018). Pemeriksaan tersebut guna mengklarifikasi tuduhan menolak Peraturan Daerah (Perda) Syariah terkait laporan dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia pimpinan pengacara Eggy Sudjana. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, telah usai menjalani pemberian klarifikasi laporan yang dilayangkan Sekjen PPMI Zulkhair terkait dugaan penistaan agama.

Laporan tersebut sendiri dilayangkan ke Bareskrim Polri terkait pidato Grace pada perayaan Ulang Tahun PSI. Grace dilaporkan oleh Zulkhair ke Bareskrim lalu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Grace mengaku menjelaskan materi pidatonya tersebut kepada penyidik. Dirinya membantah diperiksa sebagai saksi.

"Jadi hari ini kami tegaskan ini adalah panggilan klarifikasi bukan saksi. Jadi kami tadi menjelaskan materi pidato yg kami sampaikan pada HUT PSI tanggal 11 November bahwa itu sikap politik PSI," ujar Grace kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Grace menegaskan bahwa isi pidatonya tersebut berdasarkan kajian ilmiah. Dirinya yakin tidak ada unsur pidana dalam isi pidatonya.

Baca: Grace Natalie Dibanjiri Dukungan setelah Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Penistaan Agama

Dalam pemeriksaan ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menanyakan 18 pertanyaan kepada Grace. Dirinya mengaku membawa bukti dalam pemeriksaan ini.

"Nah tadi ada 18 pertanyaan dan kami membawa bukti karena ini sikap politik PSI yang kami ambil dari kajian akademis. Jadi kami membawa banyak barang bukti berupa kajian yang kita tandai mana bagian yg kemudian punya relevasi dengan pidato itu," tutur Grace.

Sejumlah pengurus PSI hadir mendampingi Grace. Di antaranya Sekjen Raja Juli Antoni, serta beberapa pengurus PSI diantaranya Guntur Romli, Muannas Al Aidid, dan Dini Shanti Purwono.

Pemeriksaan ini memakan waktu hingga tujuh jam.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas