Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jenderal Andika Perkasa Jamin Netralitas TNI AD Dalam Pilpres 2019

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjamin seluruh TNI Angkatan Darat bersikap netral dalam pemilihan presiden 2019.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jenderal Andika Perkasa Jamin Netralitas TNI AD Dalam Pilpres 2019
Biro Pers Setpres/Rusman
Jenderal TNI Andika Perkasa saat mengisi buku acara pelantikan dirinya sebagai KSAD di hadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjamin seluruh TNI Angkatan Darat bersikap netral dalam pemilihan presiden 2019.

‎Menurut Andika, bersikap netral juga telah diperintahkan Presiden Joko Widodo kepada seluruh jajaran TNI dari tingkat bawah hingga atas.

Baca: Respons Menteri Agama Sikapi Pernyataan Wakil Ketua KPK Terkait Kartu Nikah

"Seluruh prajurit harus bisa menjaga kepercayaan masyarakat, Angkatan Darat harus netral dan itu harus kita tunjukkan, enggak harus ngomong tapi praktik," ujar Andika di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Baca: Pengacara Lucas Tegaskan Tidak Terlibat dan Tidak Mendapat Fee dari Eddy Sindoro

Sebagai KSAD, Andika pun akan terus meminta jajarannya untuk menjalankan perintah Presiden bersikap netral memasuki tahun politik.

"Saya di level bawah, saya sudah mencoba menerapkan (netral) tapi di struktur yang lebih besar ini pasti juga tidak apa ya (tidak masalah), karena netral itu harapan semua masyarakat," kata Andika.

Baca: Respons Kementerian Pertanian Sikapi Pernyataan Mardani Soal Harga Telur di Malaysia Lebih Murah

‎Andika yang baru saja dilantik menjadi KSAD menggantikan Jenderal Mulyono yang pensiun pada awal 2019 akan mempelajari semua hal sesuai dengan tupoksinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya orientasi dulu, pelajari, setelah itu kita lihat apa perlu dirubah (program), yang perlu dilanjutkan dari kepemimpinan Pak Mulyono," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas