Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tanggapi Viralnya Pidato 'Tukang Ojek' Prabowo, Gerindra: Tak Ada Maksud untuk Merendahkan Profesi

Partai Gerindra menegaskan jika calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bermaksud merendahkan profesi ojek online.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Tanggapi Viralnya Pidato 'Tukang Ojek' Prabowo, Gerindra: Tak Ada Maksud untuk Merendahkan Profesi
Twitter/@khairulalpacer
Prabowo Subianto 

TRIBUNNEWS.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam pidatonya mengomentari meme yang menyatakan jika masa depan anak muda Indonesia akan menjadi pengemudi ojek, Rabu (21/11/2018).

Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra melalui akun Twitter-nya, @Gerindra menuliskan jika pernyataan Prabowo Subianto merupakan bentuk kekhawatiran dan kegalauan.

Partai Gerindra menyebut jika Prabowo Subianto ingin mengangkat supaya bisa memiliki kesempatan dan pekerjaan yang lebih berkualitas.

Prabowo Subianto, kata Partai Gerindra tidak bermaksud untuk merendahkan profesi ojek online.

Pasalnya, semua pekerjaan dianggap layak apabila itu halal.

"Ini merupakan suatu yg menjadi kekhawatiran & kegalauan Pak Prabowo. Justru Pak Prabowo ingin mengangkat utk bisa memiliki kesempatan yg lebih bnyk, pekerjaan baru yg berkualitas,"

Tak ada maksud utk merendahkan profesi ojek online. Semua pekerjaan dianggap layak apabila halal," tulis Partai Gerindra, Kamis (22/11/2018).

Cuitan Partai Gerindra
Cuitan Partai Gerindra (Twitter/@Gerindra)
Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu dikutip dari VOA, pidato mengenai tukang ojek tersebut dikatakan Prabowo saat menghadiri acara Indonesia Economic Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Prabowo mengatakan dirinya merasa prihatin dengan timbulnya meme di internet yang menyebutkan generasi muda Indonesia banyak yang memilih menjadi tukang ojek selepas lulus SMA.

Meme tersebut dianggap realita yang menyedihkan namun harus dihadapi oleh anak muda Indonesia dikarenakan tingginya biaya kuliah untuk masuk ke Perguruan Tinggi.

Halaman Selengkapnya>

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas