Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua DPR Coba berbagai Terobosan untuk Kejar Target Penyelesaian RUU

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan DPR RI tidak bekerja sendirian dalam penyelesaian program legislasi nasional (Prolegnas).

Ketua DPR Coba berbagai Terobosan untuk Kejar Target Penyelesaian RUU
Istimewa
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam acara Jambore Bela Negara Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan DPR RI tidak bekerja sendirian dalam penyelesaian program legislasi nasional (Prolegnas).

Pihaknya bekerja sama dengan pemerintah dalam menyelesaikan pekerjaan rumah menjelang berakhirnya masa jabatan.

Aneka terobosan pun dilakukan Politikus Golkar ini guna menyelesaikan pembahasan rancangan undang-undang (RUU).

Baca: Usia Senja Tidak Menjadi Penghalang Bagi Margono Ikut Superball Run 2018

"Sejak menjadi Ketua DPR RI, saya mencoba berbagai terobosan. Sehingga RUU yang lebih dari dua tahun tidak selesai akhirnya dapat diselesaikan dalam jangka waktu 2 minggu, seperti RUU Terorisme," ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (9/12/18).

Menurut dia, saat ini tinggal satu lagi RUU yang akan menjadi legacy DPR RI periode ini, yaitu RUU KUHP.

"Insya Allah jika seluruh stake holder telah setuju, akan jadi kado terindah peringatan 74 Tahun Kemerdekaan Indonesia," ujar Bamsoet dalam diskusi "Memperkuat Peran dan Fungsi Lembaga Legislatif untuk Kepentingan Rakyat", dalam acara Jambore Bela Negara Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI).

Baca: Kisah Hidup Super Model Cantik Gia Carangi Berakhir dengan Pilu; Jadi Gelandangan dan Mati Muda

Hadir sebagai pembicara lain Asrena Kapolri Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, dalam sebuah pembahasan RUU, ada kalanya semua fraksi di DPR RI sudah setuju terhadap RUU, namun pemerintah belum setuju.

Begitupun sebaliknya. Karenanya pembahasan RUU memerlukan manajemen dan seni tersendiri.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas