Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jokowi Harus Lebih Sering Membicarakan Pemberantasan Korupsi

dalam kapasitas sebagai calon petahana Presiden Indonesia, Jokowi masih dirasa kurang menyampaikan upaya-upaya pemberantasan korupsi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Jokowi Harus Lebih Sering Membicarakan Pemberantasan Korupsi
Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo atau Jokowi jongkok saat bersalaman dengan sastrawan Putu Wijaya saat menghadiri acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/12/2018) 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator ICW (Indonesia Corruption Watch) Adnan Topan Husodo menilai Presiden Joko Widodo harus lebih sering membicarakan upaya pemberantasan korupsi.

Menurut Adnan, dalam kapasitas sebagai calon petahana Presiden Indonesia, Jokowi masih dirasa kurang menyampaikan upaya-upaya pemberantasan korupsi.

“Padahal momentum untuk menyampaikan keseriusan presiden dalam memberantas korupsi sangat banyak, beliau bisa pertegas dirinya sebagai pemegang tongkat komando pemberantasan korupsi,” ujar Adnan dalam rilis hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Adnan sendiri mengapresiasi pidato presiden menyambut Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada pekan lalu.

“Tapi jangan sekali itu saja, itu acara setahun sekali, momentum untuk menyampaikan upaya memberantas korupsi sangat banyak,” imbuh Adnan.

Adnan menilai dengan penegasan seperti itu maka presiden bisa menjaga bahkan memperkuat soliditas antarlembaga negara dalam memberantas korupsi.

Rekomendasi Untuk Anda

“KPK tak bisa sendiri mengatasi korupsi, KPK adalah satu subsistem di bawah kendali Presiden, di negara-negara yang bisa mengatasi korupsi komandonya ada di tangan Presiden,” katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas