Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mahfud MD: Malah Teman Saya Jadi Menginap di Surabaya

Anggota Badan Pengarah Badan pembinaan Ideoligi Pancasila itu diundang di dua acara tersebut untuk menemani Sultan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Mahfud MD: Malah Teman Saya Jadi Menginap di Surabaya
Ist
Dari kanan ke kiri, jas hitam adalah Prof Sri Edi Swasono yang juga hadir ke Madura, Sri Sultan Hamengkubuwono, Mahfud MD dan yang memakai batik adalah H. Zaini, ketua panitia sedang makan dari makanan kotak bersama-sama. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -  Kebiasaan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U.  (61) selalu tepat waktu hadir di mana pun. Kali ini terhambat dan temannya malahan jadi menginap satu malam di Surabaya gara-gara penerbangan pesawat Wing Air yang ditumpanginya menunda keberangkatan.

"Aduh Gusti.... kok teman saya malah menginap satu malam," ungkap Mahfud MD di Surabaya hari Rabu malam lalu (12/12/2018) padahal Kamis harus bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara.

Mahfud MD mendarat di Jakarta sepulang dari Jepang hari Selasa (11/12/2018)  jam 23.50. Hari Rabu pagi sekali  tanggal 12 Desember jam 4.30  sudah harus  balik ke bandara Soeta Cengkareng  untuk terbang bersama Sri Sultan HB X ke Surabaya.

"Kami ada acara orasi budaya oleh Sultan di Universitas Trunojoyo Bangkalan Madura. Sultan juga berkunjung ke pondok pesantren Alhikam yang diasuh oleh Kyai Nuruddin Rahman di Bangkalan untuk memberi ceramah tentang pendidikan bagi para pengasuh pesantren dan santri-santrinya," ungkap Mahfud MD lagi.

Anggota Badan Pengarah Badan pembinaan Ideoligi Pancasila itu diundang di dua acara tersebut untuk menemani Sultan karena dianggap sebagai salah seorang tokoh asal Madura.

"Nah, ketika akan pulang kami sudah dijadwalkan terbang dengan Wings jam 19.30. Jam segitu memang tidak ada pesawat Garuda dari Surabaya ke Yogya. Eh, tak tahunya penerbangan Wings didelay. Maka sambil menunggu terbang kami minta tolong kepada pegawai untuk membelikan nasi kotak di dekat bandara Juanda Surabaya sebab waktu itu sudah waktunya makan malam," ungkapnya lebih lanjut.

Rekomendasi Untuk Anda

 Anggota rombongan sebanyak 3 orang (Asmai, Imam, Edy Purjanto) dipaksa menginap di Surabaya oleh Wings.

 Mereka dijadwaljan secara fixed untuk terbang jam 20.50 dengan Wings berikutnya dari Surabaya ke Yogya.

 "Eh, tiba-tiba diumumkan Wings yang jam 20.50 tidak bisa terbang dan penumpang baru bisa diterbangkan ke Yogya besok paginya. Ampuuun, Gusti," tekan Mhfud MD lagi.

Meskipun temannya akhirnya harus menginap satu malam di Surabaya, beruntunglah Mahfud MD malam itu bersama Sri Sultan Hamengkubuwono akhirnya tetap bisa diberangkatkan Wings dari Surabaya ke Yogya meskipun tertunda satu jam penerbangan, ungkapnya lagi.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas