Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

GKR Hemas Malas Rapat karena Tak Mengakui Kepemimpinan OSO

Lebih lanjut Hemas mengatakan, ‎keputusan BK memberhentikan sementara tanpa dasar hukum.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in GKR Hemas Malas Rapat karena Tak Mengakui Kepemimpinan OSO
Tribun Jogja/Wahyu Setiawan
GKR Hemas saat ditemui media di Kraton Kilen, Sabtu (22/9/2018). TRIBUN JOGJA/WAHYU SETIAWAN NUGROHO 

Berdasarkan ketentuan Pasal 313 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 Anggota DPD RI diberhentikan sementara karena:

a. menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana umum yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 ( lima) tahun; atau

(b) menjadi terdakwa dalam tindak pidana khusus.

Selain itu, sanksi yang dijatuhkan BK juga telah mengesampingkan Tata Tertib DPD RI. Yakni, anggota diberhentikan sementara kalau yang bersangkutan melanggar pidana dan menjadi terdakwa.

Sebelumnya, Badan Kehormatan (BK) DPD RI memberhentikan sementara GKR Hemas sebagai anggota DPD. Keputusan tersebut disampaikan Ketua BK DPD, Mervin S Komber, dalam rapat paripurna DPD RI, Kamis, (20/12/2018).

"Diberhentikan sementara prosesnya pertama dari sidang etik, kemudian sidang BK, lalu disampaikan dalam Paripurna, tadi siang," ujar Mervin kepada Tribunnews, Kamis, (20/12/2018).

Mervin mengatakan keputusan tersebut diambil lantaran GKR Hemas lebih dari 6 kali tidak mengikuti sidang Paripurna DPD. Berdasarkan Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD ketidakhadiran dengan jumlah lebih dari enam kali dianggap tidak aktif.

Berita Rekomendasi

"Kita sudah beri sanksi ringan berupa teguran namun tidak ada perbaikan lalu sedang, kemudian berat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas