Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Minta Semua Alat Penditeksi Dini Tsunami yang Rusak Segera diganti

"Saya perintahkan agar mengganti peralatan-peralatan yang rusak atau sudah lama tidak bisa dipakai," ujar Jokowi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Minta Semua Alat Penditeksi Dini Tsunami yang Rusak Segera diganti
TRIBUNNEWS.COM/RINA AYU
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kediaman pribadi JK, Jalan Haji Bau, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu siang (22/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, BANGGAI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh peralatan penditeksi dini tsunami yang mengalami kerusakan segera diganti.

Hal tersebut, kata Jokowi, terjadi seiring telah terjadinya bencana tsunami sebanyak dua kali pada tahun ini di Palu dan pantai Selat Sunda, tanpa diketahui secara detail sebelum kejadian.

Baca: Prabowo Subianto Sampaikan Bela Sungkawa Pada Korban Tsunami Selat Sunda

"Saya perintahkan agar mengganti peralatan-peralatan yang rusak atau sudah lama tidak bisa dipakai," ujar Jokowi di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Binggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/12/2018).

Jokowi mengaku sebelumnya pernah meminta kepada jajarannya untuk melakukan pengecekan alat diteksi dini tsunami atau dikenal dengan istilah buoy dan menggantinya jika terdapat alat yang rusak.

"Saya kira ini nanti masuk dianggaran baru 2019, awal Januari (2019) akan saya perintahkan agar mengganti peralatan yang rusak," papar Jokowi.

Diketahui, puluhan buoy yang dihibahkan Jerman, Amerika Serikat dan Malaysia untuk Indonesia saat ini tidak dapat dioperasikan lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kerusakan alat tersebut karena vandalisme dan hilang dicuri. 

Di sisi lain, Jokowi mengimbau kepada masyarakat yang berada di dekat pantai Selat Sunda untuk tidak mudah terpancing isu-isu akan terjadi tsunami susulan.

Baca: BMKG sebut Tsunami Selat Sunda Fenomena Langka dan Unik

"Masyarakat saya imbau untuk tetap tenang tapi juga waspada, tidak terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan," ujar Jokowi.

Jokowi pun mengaku telah meminta jajaran BMKG untuk terus-menerus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai situasi-situasi, baik cuaca dan lainnya secara cepat. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas