Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Akhirnya BMKG Beri Penjelasan Soal Tsunami Selat Sunda

Simpang siur informasi disebabkan oleh ketiadaan sistem peralatan dini tsunami yang didahului aktivitas vulkanik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Grid Network
zoom-in Akhirnya BMKG Beri Penjelasan Soal Tsunami Selat Sunda
Tribun Jakarta/Dwi Putra
Akhirnya BMKG Beri Penjelasan Soal Tsunami Selat Sunda 

TRIBUNNEWS.COM - Tsunami Selat Sunda 23 Desember 2018 menyisakan duka bagi banyak orang.

Tercatat ratusan korban jiwa dan ribuan orang luka-luka dan ratusan bangunan fisik rusak.

Wilayah paling terdampak dari tsunami itu ialah Anyer, Pandeglang, Banten, Ujung Kulon, dan Lampung Selatan.

Awalnya BMKG menyebutkan bahwa kejadian itu hanya merupakan gelombang tinggi.

Namun, setelah ada tambahan informasi, BMKG lalu menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan tsunami.

Simpang siur informasi disebabkan oleh ketiadaan sistem peralatan dini tsunami yang didahului aktivitas vulkanik.

Tsunami Selat Sunda 23 Desember 2018 disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau yang longsoran bawah lautnya memicu terbentuknya gelombang tsunami yang kemudian menghantam pesisir Lampung dan Banten.

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan oleh Kompas.com dan Kompas TV sebelumnya, keterbatasan BMKG dalam menginformasikan kabar bencana serupa disebabkan oleh minimnya sistem peralatan dini tsunami di Indonesia.

Halaman selanjutnya

Sumber: GridHot.id
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas