Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bupati Pandeglang Berharap Wisatawan Tak Kapok Kunjungi Banten

Bupati Pandeglang, Irna Narulita berharap wisatawan tak kapok untuk berkunjung ke pesisir barat Banten khususnya di Pandeglang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rizal Bomantama
zoom-in Bupati Pandeglang Berharap Wisatawan Tak Kapok Kunjungi Banten
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Bupati Pandeglang Irna Narulita (kanan) saat menyambut kedatangan Mendagri Tjahjo Kumolo di Kantor Bupati Pandeglang, Banten untuk berkoordinasi soal penanganan korban tsunami Banten, Jumat (28/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Pesisir barat Banten yang mahsyur dengan wisata pantainya baru saja diterjang tsunami yang hingga kini diketahui menyebabkan 426 orang tewas.

Walaupun begitu Bupati Pandeglang, Irna Narulita berharap wisatawan tak kapok untuk berkunjung ke pesisir barat Banten khususnya di Pandeglang.

“Tahun 2019 akan banyak event yang digelar di Pandeglang dan Serang, kami harap wisatawan jangan ragu datang ke Banten, inshaa allah kami akan segera pulih,” ujar Irna.

Baca: Selfi Soppeng Resmi Jadi Juara 1 DA Asia 4 Setelah Berhasil Kalahkan Rara, Simak Selengkapnya

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Pemkab Pandeglang, Banten, Jumat (28/12/2018).

Salah satu lokasi yang terdampak parah tsunami tersebut adalah Pantai Tanjung Lesung yang ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sejak 2015.

Maket KEK Tanjung Lesung sendiri terpampang di depan Kantor Pemkab Pandeglang sebagai bentuk keseriusan pemkab mengelola kawasan tersebut sebagai pariwisata andalan.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan Tjahjo Kumolo sempat mengabadikan maket KEK Tanjung Lesung tersebut sebelum meninggalkan Kantor Pemkab Pandeglang.

Meskipun masih lumpuh, Irna mengatakan kehidupan ekonomi di Tanjung Lesung mulai bangkit usai Pemkab Pandeglang membersihkan puing-puing akibat tsunami.

“Meskipun begitu kami tetap paksa warga untuk menjauhi garis pantai sejauh 500 meter sampai 1 kilometer sesuai anjuran BMKG,” tegasnya.

Irna pun menegaskan kebutuhan logistik untuk pengungsi cukup untuk memenuhi kebutuhan selama seminggu ke depan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas