Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BNPB: Masa Penanganan Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang Dua Pekan

Berdasarkan data dari BNPB, dia menjelaskan, korban tsunami di Lampung Selatan 120 orang meninggal dunia, 8.304 orang luka, dan 6.999 mengungsi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in BNPB: Masa Penanganan Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang Dua Pekan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Sebagian akses jalan di Anyer-Carita hari Senin (24/12/2018). dinyatakan sudah bisa dilewati setelah sebelumnya terputus karena tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan masa penanganan darurat pasca bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan diperpanjang selama dua minggu.

"Penanganan darurat di Kabupaten Lampung Selatan masa tanggap darurat diperpanjang selama 2 minggu yaitu (6/1/2019) hingga (19/1/2019)," kata Sutopo, Minggu (6/1/2019).

Berdasarkan data dari BNPB, dia menjelaskan, korban tsunami di Lampung Selatan tercatat 120 orang meninggal dunia, 8.304 orang luka, dan 6.999 orang mengungsi.

Sementara itu, sebanyak 543 rumah rusak berat, 70 rumah rusak sedang dan 97 rumah rusak ringan. Sesuai kesepakatan dan rapat koordinasi tidak ada pembangunan huntara di Lampung Selatan.

Baca: BNPB: Pasca Tsunami, Hunian Sementara Akan Dibangun di Pandeglang

"Namun dengan pembangunan hunian tetap untuk relokasi," kata dia.

Pada saat ini, dia menambahkan, sudah tersedia lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan huntap. Balai Besar Wilayah Sungai Kementerian PU Pera akan melakukan land clearing, Dinas PU Kabupaten Lampung Selatan akan menyiapkan siteplan, desain dan rencana anggaran.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bupati Lampung Selatan akan mengajukan dana siap pakai BNPB untuk pembangunan huntap dan fasilitasnya dalam relokasi," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas