Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Amien Rais: Revolusi Mental Jokowi Tidak Jelas

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meluncurkan buku berjudul 'Hijrah:Selamat Tinggal Revolusi Mental dan Selamat Datang Revolusi Moral'.

Amien Rais: Revolusi Mental Jokowi Tidak Jelas
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, luncurkan buku Hijrah: Selamat Datang Revolusi Moral, Selamat Tinggal Revolusi Mental, di Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (2019/11/01). 

Sementara itu, moral menurut Amien adalah suatu hal yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Mana yang terkutuk dan tidak.

"Nah saya mohon maaf setelah 4 tahun saya ikuti rezim Pak Jokowi ini itu memang tidak punya kompas moral, tidak ada moral guidens," katanya.

Baca: Aturan Baru OJK: Komisi Leasing ke Dealer Maksimal 17,5 Persen dari Harga Jual Kendaraan

Sekarang ini menurutnya, orang menggagap enteng tidak adanya moralilatas.

Sehingga tidak mempermasalahkan banyak obral janji namun tidak ditepati. Masyarakat juga lebih permisif terhadap kabar palsu.

"Jadi ketika ada raja hoax, itu engga apa-apa, engga marah gitu loh. Itu luar biasa. Jadi Ini yang menyebabkan di masyarakat kita ini muncul semacam cheating culture, budaya tipu-tipu, menjadi lying culture, jadi budaya menipu,"pungkasnya.

Dalam buku 76 halaman tersebut, Amien menyebut ada lima revolusi mental Jokowi yang tidak jelas, yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesi Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu.

“Revolusi mental ala Jokowi yang tidak jelas maknanya harus segera ditinggalkan. Selamat tinggal revolusi mental! Diganti dengan revolusi moral atau katakanlah pembaharuan persenjataan moral,” tulis Amien dalam bukunya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas