Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Said Aqil: Indonesia Butuh Sosok Seperti Gus Dur

Said Aqil Siradj menyatakan kerinduannya atas sosok Presiden keempat Indonesia Abdurahman Wahid atau Gus Dur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Said Aqil: Indonesia Butuh Sosok Seperti Gus Dur
Rina Ayu
Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Sekjen PBNU Helmi Faishal, Ketua PBNU bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Robikin Emhas, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyatakan kerinduannya atas sosok Presiden keempat Indonesia Abdurahman Wahid atau Gus Dur.

Kerinduannya tersebut diungkapkan Said Aqil saat memberikan sambutan dalam kegiatan konsolidasi jelang satu abad hari lahir NU Ke-93, Kamis (31/1/2019).

Ia menyebut, Gus Dur merupakan sosok pemimpin amanah.

"Gus Dur memberikan contoh yang sangat jelas. Beliau kalau ingin kaya, ingin makan enak, ingin mobil mewah, ingin uang yang banyak, tinggal iya saja dengan orde baru, kaya dia. Tapi beliau memilih mempertahankan amanah dari Allah," ujarnya Said Aqil.

Baca: Mengintip Rumah Mewah Inul Daratista, Ada Lukisan Presiden Jokowi Berukuran Super Besar

Gus Dur menurutnya orang yang memegang teguh prinsip.

Sosok seperti Gus Dur sangat diperlukan untuk bangsa ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Beliau tetap memegang prinsip ketika benar, ketika benar beliau katakan iya, ketika itu melanggar, beliau katakan tidak. Itulah Gus Dur," ucapnya.

Baca: TKN: Doa Rais Aam NU Bentuk Nyata Dukungan Ulama untuk Kemenangan Jokowi-Maruf Amin

"Kita sekarang membutuhkan Gus Dur-Gus Dur yang lain, mboh siapa lagi," sambung Said.

Kegiatan NU ini dihadiri ratusan pengurus cabang NU dan pengurus wilayah NU (PCNU dan PWNU) se-Indonesia.

Dalam kegiatan itu, hadir pula Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri kabinet kerja, seperti Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas