Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gerindra: Gaji ASN Bukan dari Pemerintah Tapi Rakyat

Riza mengaku tidak paham saat ini banyak menteri di kabinet Jokowi yang melakukan kesalahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gerindra: Gaji ASN Bukan dari Pemerintah Tapi Rakyat
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam acara tahunan Kemenkominfo di Hall Basket Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara bahwa yang menggaji Aparat Sipil Negara (ASN) adalah pemerintah sangatlah tidak tepat. Menurutnya yang menggaji ASN adalah negara.

"Di situ disebut yang gaji ibu siapa. pemerintah, salah lagi menterinya, yang gaji ibu itu termasuk presiden, pak Menteri sendiri dan seluruh PNS di Republik ini adalah negara, bukan pemerintah, yang gaji negara bukan pemerintah," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (1/2/2019).

Uang negara yang digunakan untuk menggaji ASN itu menurutnya bersumber dari APBN. Rakyat membayar pajak yang uangnya lalu masuk ke APBN.

"Membayar gaji menteri presiden, dari uang rakyat, bukan uang presiden, pribadi, bukan uang menteri yang gaji negara. tapi uang negara, yang bayar negara dari uang rakyat, tugas pemerintah menyalurkan, jadi salah lagi disitu," katanya.

Riza mengaku tidak paham saat ini banyak menteri di kabinet Jokowi yang melakukan kesalahan. Ia meminta masyarakat untuk menilai dengan cermat kinerja pemerintahan saat ini.

"Saya engga mengerti kok jadi banyak salah. jadi saya harap ini jadi pembelajaran kita semua. Saya ingin ajak semua masyarakat harus teliti cermat hati-hati," pungkasnya.

Baca: Tekan Angka Kecelakaan, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Tematik

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara melontarkan sindiran pada seorang aparatur sipil negara (ASN) atau pegawan negeri sipil (PNS) di kementeriannya karena memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut tampak di video berjudul 'Kominfo Next' yang diunggah di saluran YouTube Kemkominfo TV, Kamis (31/1/2019).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas