Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BPN Prabowo-Sandi: Soal HGU Tanah Serangan Personal, Datanya Sudah Dihafal

Riza mengatakan, jika tidak sengaja dihafal, maka data yang diungkapkan tidak akan begitu rinci.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BPN Prabowo-Sandi: Soal HGU Tanah Serangan Personal, Datanya Sudah Dihafal
Fransiskus Adhiyuda
Juru Bicara Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria menilai, peryataan capres Jokowi terkait penguasaan lahan oleh Prabowo Subianto merupakan serangan personal.

Bahkan, Riza pun menilai isu tersebut sudah disiapkan sebelum debat berlangsung.

"Soal HGU (hak guna usaha) soal tanah, jelas semua orang bodoh juga tahu itu memang menyerang (personal) dan disiapkan datanya sampai hafal," kata Riza dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Riza mengatakan, jika tidak sengaja dihafal, maka data yang diungkapkan tidak akan begitu rinci.

Politisi Gerindra mengaku tidak tahu persis akan penguasaan lahan Prabowo ini.

"Baru tahu sejak hal itu, kita cari tahu oh ini," imbuhnya.

Baca: Datang ke Singapura, Jokowi dan Istri Beri Semangat Ibu Ani Yudhoyono untuk Sembuh

Selain itu, Ketua DPP Partai Gerindra ini mengatakan menyesalkan serangan Jokowi ini. Sebab, di kubu 01 pun ada yang memiliki HGU yang tak kalah besar dengan Prabowo.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pak Jokowi ingin menjebak, ingin memermalukan seolah-olah Prabowo bicara ini tapi punya lahan besar, ternyata pak Jokowi lupa di sekitar pak Jokowi lebih banyak orang yang punya HGU seperti itu," kata Riza.

Di sisi lain, Riza menyebut jika serangan ini dianggap berbalik kepada petahana.

Sebab, Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah memberikan klarifikasi, dan menyatakan tidak ada undang-undang yang dilanggar oleh Prabowo.

"Kedua, yang saya bilang berkah ternyata pak JK membela," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas