Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menag Minta Warga Hormati Usulan Pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali Tanpa Internet

Dalam konteks di Bali, pemberlakuan Hari Nyepi tanpa internet harus dihormati karena mayoritas umatnya menunaikan Nyepi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menag Minta Warga Hormati Usulan Pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali Tanpa Internet
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meminta masyarakat di Bali menghormati usulan penghentian internet selama 24 jam dalam pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali, pada 7 Maret 2019 mendatang.

Hal itu menyusul, Majelis-majelis agama di Bali kembali menyepakati usulan tersebut.

Menurut Menag, inti usulan itu adalah bagaimana orang yang menjalankan ibadah betul-betul mampu larut dalam perenungan.

Kemudian melakukan refleksi terhadap dirinya di mata Tuhannya.

"Oleh karenanya segala hal yang bisa mengganggu proses kontemplasi itu memang sebaiknya dihindari, termasuk internet," ujar Menag saat menghadiri Rakor di Bali, pada Jumat pekan lalu (22/2/2019).

Baca: Polisi Akan Jemput Paksa Slamet Maarif Jika Kembali Mangkir

Ia melanjutkan, dalam konteks di Bali, pemberlakuan Hari Nyepi tanpa internet harus dihormati karena mayoritas umatnya menunaikan Nyepi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Menurut saya kita-kita yang tidak menjalani Nyepi harus memberikan toleransi, penghormatan, penghargaan kepada yang sedang beribadah," kata Menag.

Hal itu berlaku bagi pula umat lain yang sedang menjalankan ibadahnya.

"Jadi ini watak keIndonesiaan kita yang telah ratusan tahun berjalan di nusantara ini," harapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas