Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Jokowi Ajak KORPRI Respons Perubahan Global

Satu di antaranya ialah mengenai program pengentasan stunting pada anak-anak dengan angka yang kini mulai mengalami penurunan.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Jokowi Ajak KORPRI Respons Perubahan Global
Wartakota/henry lopulalan
PEMBUKAAN RAKERNAS KOPRI-Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto bersama anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) usai membuka Rakernas Korpri 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (26/2/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dihadapan para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa semua pihak, utamanya aparatur sipil negara harus bergerak cepat seiring perubahan dunia.

"Tiap hari kita dijejali dengan perubahan-perubahan. Kalau kita tidak berubah ya ditinggal. Kalau kita tidak merespons perubahan itu negara kita ya ditinggal," ujar Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional KORPRI yang bertempat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Menurutnya, perubahan yang cepat dapat direspon dengan mengubah cara berpikir dan orientasi pekerjaan. Sehingga, para penyelenggara negara bekerja lebih efektif dan efisien dengan berorientasi pada hasil.

"Orientasi harus berubah. Bukan prosedur, tapi orientasi hasil. Sekarang ini orientasinya harus hasil, prosedur mengikuti karena itu kewajiban. Hasil yang bisa bermanfaat bagi rakyat, masyarakat, dan negara," tutur Kepala Negara.

Baca: HUT KORPRI, Legislator Ingatkan ASN Tingkatkan Pengabdian

Presiden menegaskan bahwa para ASN sebenarnya mampu untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Asalkan apa yang mereka kerjakan itu dilandasi dengan kemauan yang kuat.

"Saya berikan contoh misalnya urusan sertifikat yang dulunya setahun hanya mengeluarkan 500 ribu di seluruh Indonesia. Di 2017 sudah melompat menjadi 5 juta, 2018 melompat lagi menjadi 7 juta. Tahun ini insyaallah nanti lebih dari 9 juta," kata Presiden.

Selain itu, Kepala Negara juga menyampaikan sejumlah apresiasi bagi para aparatur negara yang telah membantu menyukseskan program-program pemerintah.

Berita Rekomendasi

Satu di antaranya ialah mengenai program pengentasan stunting pada anak-anak dengan angka yang kini mulai mengalami penurunan.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih karena angka stunting kita sudah turun dari 37 persen menjadi 30 persen. Turunnya juga drastis,"

Meski demikian, Presiden ingin agar angka penderita stunting di Indonesia menurun semakin besar hingga di bawah 20 persen.

"Harus seperti itu. Kita kerjakan bareng dari pusat sampai daerah," tutur Jokowi.

Jokowi, mengajak para penyelenggara negara untuk mendekati rakyat dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebenarnya lebih banyak berada di lapangan.

"Sering ke lapangan. Jadi masalahnya betul-betul bisa dikuasai. Bukan terjebak pada hal-hal yang sangat administratif sehingga manfaat layanan itu betul-betul dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Presiden. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas