Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Andi Arief Terlibat Narkoba, Wapres JK : Jangan Salahkan Pemerintah

Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara terkait penangkapan politisi Demokrat Andi Arief akibat dugaan pemakaian narkoba.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Soal Andi Arief Terlibat Narkoba, Wapres JK : Jangan Salahkan Pemerintah
Tribunnews.com/Rina Ayu
Wakiil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara terkait penangkapan politisi Demokrat Andi Arief akibat dugaan pemakaian narkoba.

JK menyebut, penangkapan yang dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk pemberantasan barang terlarang itu.

"Tapi yang jelas dan tidak bisa dibantah Andi Arief ditangkap. Ituu kan tinggal masalah hukum, jangan di salah salahin lagi pemerintah," ujar JK saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Ia menegaskan, pemerintah tak pernah mandang bulu dalam pemberantasan narkoba, mengingat ancaman narkotika dan obat-obat terlarang dapat merusak masa depan bangsa.

Baca: TNI Anggap Omong Kosong soal Wacana Kembalinya Dwifungsi ABRI

Untuk itu lah, pemerintah serius mendirikan badan khusus pemberantasan narkoba atau yang disebut BNN.

"Justru kita (pemerintah) tau bahwa memang ada narkoba begitu sehingga ada BNN, yang tugasnya memang penangkap orang terkena narkoba," tutur dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai terlibatnya Wakil Sekjen Partai Demokrat pada pusaran narkoba, akibat kegagalan pemerintah memberantas peredaran narkoba.

"Andi Arief cuma jadi Korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia," kata Arief lewat pesan singkat, Senin (4/3/2019).

Dirinya pun meminta agar Andi Arief harus segera di rehabilitasi

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas