Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPAI: Rokok Harus Jadi Fokus Kerja Presiden Terpilih

Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty beralasan, rokok yang membuat kecanduan telah terbukti membahayakan kesehatan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KPAI: Rokok Harus Jadi Fokus Kerja Presiden Terpilih
kontan.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan, program pengendalian tembakau termasuk rokok harus menjadi fokus kerja presiden terpilih mendatang.

Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty beralasan, rokok yang membuat kecanduan telah terbukti membahayakan kesehatan bagi perokok aktif maupun pasif.

Ia menuturkan, salah satu dampaknya adalah ada perbedaan signifikan pertumbuhan Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) pada anak-anak kelompok perokok, di mana berat badan bayi lebih ringan antara 1-2kg dan tumbuh lebih rendah 0,34 cm, daripada anak-anak yang tumbuh dilingkungan non-perokok.

"Saya akan lebih konsen ke rokok ini. Terkait Dengan rokok, saya sebetulnya mengharapkan kedua paslon dapat membicarakan hal dalam debat mendalam," kata Sitti dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).

Sejauh ini, meski pemerintah telah memiliki aturan larangan iklan rokok di mana-mana, namun angka perokok muda kian meningkat.

Ia mengatakan, pada tahun 2014 saja angka perokok muda naik menjadi 7,73 persen bila dibanding tahun 1993-2000 yang hanya 1,79 persen.

"Anak bisa saja melihat rokok berjasa karena bisa membuat seseorang menjadi sebuah bintang, biar dibilang maco dan keren, secara tidak langsung kalau melihat iklan," terang dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dirinya berharap, memaparkan visi dan misi kedua paslon pada debat ketiga yang diikuti hanya cawapres dapat menunjukan kemajuan signifikan program-program bidang kesehatan.

"Kemudian dua paslon tidak hanya memuat upaya yang sudah terjadi tapi juga antisipasi," ujar Sitti.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas