Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Alasan Terduga Teroris Wanita Asal Klaten Tinggalkan Suami dan Anaknya

Ia kembali menjelaskan jika Y sudah akan dipersunting atau dinikahi terduga teroris Sibolga, Husain alias Abu Hamzah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ini Alasan Terduga Teroris Wanita Asal Klaten Tinggalkan Suami dan Anaknya
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengungkap alasan Y alias Khodijah, terduga teroris asal Klaten yang telah meninggal dunia di Rutan Mapolda Metro Jaya, meninggalkan suami dan anaknya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tidak maunya sang suami dan anak mengikuti paham radikal yang Y anut, membuat Y meninggalkan mereka.

Adapun hingga saat ini sebenarnya Y masih berstatus istri sah pria yang ditinggalkannya.

"Ya, dia masih berstatus istri sah. Makanya karena suami dan anaknya itu tidak mengikuti apa yang dikehendaki, dia (Y) meninggalkan suaminya, mau nikah sama AH (Abu Hamzah)," ujar Dedi, di kantornya, Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

Ia kembali menjelaskan jika Y sudah akan dipersunting atau dinikahi terduga teroris Sibolga, Husain alias Abu Hamzah.

Bahkan, Dedi mengatakan Y telah menggadaikan rumah dan tanahnya demi melakukan aksi amaliyah nantinya.

Namun sebelum aksi tersebut terjadi, pihak kepolisian telah berhasil meringkus Y bersama komplotannya.

Baca: Ketum Partai Amanat Nasional Ingin Wakil Ketua DPR RI dari PAN Diisi Perempuan

Rekomendasi Untuk Anda

Rencananya uang penggadaian harta benda Y akan digunakan untuk membeli mobil berjenis Kijang dan digunakan sebagai bom mobil.

"Dia juga sudah menggadaikan rumah dan tanahnya. Sudah dapat DP Rp 5 juta, ketemu P di Lampung, dikasih ke P Rp 3 juta dikirim ke sana (Sibolga, - red) untuk beli alat-alat dan handak. Begitu P ketangkep, lari dia (Y) kembali ke Klaten," kata jenderal bintang satu itu.

"Dari hasil penjualan rumah dan tanah nantinya akan dibeli mobil Kijang. Mobil itu yang akan digunakan bom mobil," tukas Dedi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas