Tribun

TNI AD Catat Semua Sarana dan Prasarana Kesehatan di Seluruh Indonesia dalam Peta Geomedik

TNI Angkatan Darat telah membuat peta geomedik yang berisi data sarana dan prasarana kesehatan di seluruh Indonesia

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
TNI AD Catat Semua Sarana dan Prasarana Kesehatan di Seluruh Indonesia dalam Peta Geomedik
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Suasana Forum Discussion Group (FGD) di Wisma Kemhan Setia Bhakti, Matraman, Jakarta Timur pada Rabu (27/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perwira Menengah Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) Kolonel Ckm Djoko Waluyo mengatakan TNI Angkatan Darat telah membuat peta geomedik yang berisi data sarana dan prasarana kesehatan di seluruh Indonesia yang diperbarui setiap satu tahun sekali.

Hal itu disampaikan Djoko saat sesi tanya jawab dalam Forum Discussion Group (FGD) yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) di Wisma Kemhan Setia Bhakti, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2019).

Baca: Pengamat: Publik Akan Lihat Tingkat Kepemimpinan Jokowi dan Prabowo dalam Debat Keempat Pilpres 2019

"Peta geomedik itu berisi sarana dan prasarana kesehatan yang ada di seluruh Indonesia. Jadi data rumah sakit yang ada di lingkungan TNI, Pemerintah, dan swasta itu ada di situ," kata Djoko.

Selain itu, peta geomedik tersebut juga memuat data tentang kefarmasian di seluruh Indonesia.

"Data tentang pabrik-pabrik obat yang dimiliki TNI, pemerintah, dan swasta ada di peta geomedik," kata Djoko.

Baca: Jutaan Kader Ansor Akan Kawal Rabu Putih dengan Baju Putih

Djoko mengatakan, peta tersebut juga memuat data tentang sumber daya manusia di bidang kesehatan di seluruh Indonesia.

"Di dalamnya ada data mulai dari dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, paramedis yang ada di seluruh TNI, pemerintah, dan swasta ada di dalam peta geomedik tersebut," kata Djoko.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) menyelenggarakan Forum Discussion Group (FGD) di Wisma Kemhan Setia Bhakti, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2019).

FGD itu diselenggarakan untuk mendukung tertatanya sarana dan prasarana nasional Komponen Pendukung TNI AD yang mampu memberikan dukungan daya gerak, daya kejut, dan daya tembak dalam operasi tempur di darat.

Baca: Ketua KPU: Debat Keempat Pilpres 2019 Siap Dilaksanakan

Sarana dan prasarana nasional komponen pendukung yang dimaksud meliputi transportasi darat, kesehatan, alat informasi dan telekomunikasi, pendidikan dan pelatihan (diklat), pembangkit tenaga listrik pemeliharaan maupun perbaikan serta industri nasional.

Untuk mendorong penyiapan sarana dan prasarana komponen pendukung pertahanan negara, hingga kini TNI AD melakukan pemberdayaan wilayah dengan melaksanakan pendataan atau inventarisir sarana maupun prasarana yang dikeIompokkan guna mendukung kepentingan pertahanan Matra Darat.

Pendataan atau pengelompokkan yang disesuaikan dengan norma, standard, dan kriteria tersebut akan menjadi dasar acuan TNI AD dalam memberikan masukan.

Sehingga, sarana dan prasarana yang ditetapkan sebagai komponen pendukung memberikan dukungan yang efektif dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan maupun kemampuan komponen utama dan komponen cadangan saat menghadapi ancaman militer.

FGD tersebut dihadiri para peserta yang berasai dari Kemhan dan Mabes TNI untuk memberikan input serta saran tentang urgensi serta substansi terkait kebutuhan sarana dan prasarana nasional secara teknis oleh TNI AD.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas