Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaring OTT KPK, Golkar Berhentikan Bowo Sidik dari Kepengurusan Partai

Partai Golkar langsung mengambil langkah tegas terhadap kadernya yang juga anggota DPR Bowo Sidik Pangerso yang

Kejaring OTT KPK, Golkar Berhentikan Bowo Sidik dari Kepengurusan Partai
dpr.go.id
Bowo Sidik Pangarso yang disebut-sebut Anggota DPR RI yang kena OTT KPK dengan pejabat BUMN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar langsung mengambil langkah tegas terhadap kadernya yang juga anggota DPR Bowo Sidik Pangerso yang dikabarkan diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis dini hari, (28/3/2019).

Golkar langsung meberhentikan Bowo dari kepengurusan partai.

"Partai Golkar telah mengambil langkah-langkah organisasi yang tegas sesuai dengan AD/ART untuk memberhentikan Saudara Bowo Sidik Pangerso sebagai Pengurus DPP Partai Golkar," ujar Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus di Kantor DPP Golkar, Jalan Angrek Nely Murni, Kamis, (28/3/2019).

Untuk diketahui Bowo menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I. Tidak hanya itu, Lodewijk menegaskan partainya juga akan segera memproses pergantian Bowo sebagai anggota DPR RI.

Baca: Kadernya Kena OTT KPK, Lodewijk: Tidak Terkait dengan Golkar

"Termasuk memproses pergantiannya sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan guna menyelesaikan masalah pribadinya," katanya.

Lodewijk menyesalkan masih adanya kader yang terseret kasus korupsi. Padahal menurutnya partainya telah mengeluarkan imbauan kepada kader melalui surat edaran bernomor INT.00.2018/FPG/DPR RI/V/2018 untuk tidak melakukan korupsi.

"Untuk tidak melakukan korupsi dan melanggar Pakta Integritas yang telah ditandatangani seluruh Pengurus DPP Partai Golkar yang berkomitmen untuk mewujudkan Golkar bersih," katanya.

Lodewijk meminta kasus yang menyeret Bowo menjadi pembelajaran bagi seluruh Caleg Golkar agar menjauhi praktik korupsi.

"Partai Golkar tidak akan mentoleransi kepada kader yang melakukan tindakan koruptif tersebut dan memberikan sanksi yang tegas," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas