Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TKN: Jokowi Visioner dengan Dilan, Prabowo Terjebak di Hambalang

Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto, menanggapi berlangsungnya debat capres tadi malam, antara Joko Widodo dan Prabowo tadi malam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in TKN: Jokowi Visioner dengan Dilan, Prabowo Terjebak di Hambalang
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Capres petahana Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto bercanda disaksikan Ketua KPU Arief Budiman menjelang dimulainya debat putaran empat di Hotel Shangri La, Jakarta (30/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto, menanggapi berlangsungnya debat capres tadi malam, antara Joko Widodo dan Prabowo tadi malam.

Menurut Hasto, Jokowi tampil apik pada debat tadi malam dengan mengusung program yang visioner. Sementara Prabowo, menurut Hasto, lebih banyak berkutay dengan persoalan yang sudah ketinggalan zaman.

"Pak Jokowi menyelesaikan persoalan membangun masa depan. Sementara Pak Prabowo terjebak di persoalan Hambalang," ujar Hasto di kantor DPP PDI-P, Jln Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).

Baca: Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia Sudah Parah, Cek Faktanya di Sini!

Baca: Hadiri Kampanye PDI-P, Maruf Amin Bakal Disambut 2000 Peci dan Sarung

Menurut Hasto, salah satu yang menunjukan bahwa Jokowi memiliki pemikiran yang visioner adalah sistem Dilan (digital melayani). Hal tersebut diungkapkan oleh Jokowi saat debat tadi malam.

"Kita melihat kualitas kepemimpinan Pak Jokowi semakin kokoh, semakin matang visioner dan menerapkan pemerintahan digital yang melayani atau Dilan," tutur Hasto.

Hasto menilai Jokowi mampu memahami konsep pertahanan. Dirinya juga mampu mengintegrasikan konsep pertahanan dengan kemajuan teknologi dan siber.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Jokowi mampu mengungkapkan konsep untuk mengembangkan kemampuan Rekayasa industri pertahanan.

"Dengan debat tersebut kami meyakini bahwa pemimpin yang menyelesaikan persoalan dan membangun masa depan jauh lebih diterima. Daripada pemimpin yang hanya terjebak pada memori persoalan masa lalu di Hambalang," pungkas Hasto.

Seperti diketahui, debat tadi malam digelar di Hotel Sangrila, Jakarta Pusat. Tema yang diusung dalam debat tadi malam adalah ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional. Format debat keempat akan sama dengan format debat ketiga, yaitu di antaranya durasi debat dialokasikan selama dua jam dan terdiri dari enam segmen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas