Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Hoaks KPU Setting Server, Mahfud MD: Biar Gampang Menolak Hasil Pemilu kalau Kalah

Mahfud MD memaparkan kemungkinan motif penyebaran hoaks server KPU sudah disetting untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Lailatun Niqmah
zoom-in Soal Hoaks KPU Setting Server, Mahfud MD: Biar Gampang Menolak Hasil Pemilu kalau Kalah
Tribunnews.com
Foto Mahfud MD 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyebutkan ada tiga kemungkinan yang menjadi motif penyebaran hoaks server KPU sudah disetting untuk memenangkan pasangan calon tertentu.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD melalui teleconference di Kompas Petang, seperti tampak dalam video di saluran YouTube KompasTV, Sabtu (6/4/2019).

"Ada tiga motif. Satu, mendelegitimasi KPU. Dengan motif berikutnya, ini nanti biar gampang untuk menolak hasil pemilu kalau misalnya kalah satu pihak. Ada alasan, ini dicuri," kata Mahfud MD.

"Itu sebabnya saya katakan, melegitimasi, kemudian untuk menjadikannya sebagai alasan untuk melakukan gerakan yang mungkin tidak proporsional karena kalah."

"Padahal kalahnya bukan karena itu misalnya karena kalah biasa, ya kemudian apa namanya, kecurigaan yang berlebihan," sambung dia.

Baca: Berikut Rekayasa Lalu Lintas terkait Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK

Mahfud MD lantas menegaskan, pemilu itu sudah memiliki pengawasan yang sangat ketat.

"Pemilu kita itu sudah dikontrol berlapis-lapis, baik oleh instrumen hukum, oleh kelembagaan, maupun oleh masyarakat, seperti Anda, seperti kita, ini sudah mengontrol," tegas Mahfud MD.

Rekomendasi Untuk Anda

"Misalnya begini, secara kelembagaan KPU itu dikontrol atau diawasi oleh Bawaslu, kalau Bawaslu dan KPU bermasalah, itu diawasi oleh DKPP, perhitungannya kalau keliru diadili oleh Mahkamah Konstitusi, prosesnya diawasi oleh pemantau-pemantau independen. Iya kan?" sambung dia.

Tak hanya itu, Mahfud MD juga menyinggung pengawasan dari setiap orang yang boleh datang ke TPS untuk membuat hitungannya sendiri.

Mahfud MD menyebutkan, perhitungan tersebut nantinya bisa dibandingkan dengan hasil lain.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas