Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Peneliti LIPI Sebut Gebrak Meja dan Istilah People Power Bisa Intimidasi Psikologis Pemilih

Peneliti politik senior LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Indria Semego menyatakan apa yang terjadi di kampanye Pemilu 2019 bisa...

Peneliti LIPI Sebut Gebrak Meja dan Istilah People Power Bisa Intimidasi Psikologis Pemilih
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Indria Samego. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti politik senior LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Indria Semego menyatakan apa yang terjadi di kampanye Pemilu 2019 bisa mempengaruhi psikologis Pemilih.

Ia menyebut adanya capres yang menggebrak meja dan ada yang menaikkan narasi ‘people power’ bisa mengganggu euforia pesta demokrasi yang dirasakan masyarakat.

“Kemarin kita lihat ada capres yang menggebrak-gebrak meja, memang itu emosi sesaat tapi penafsiran publik bermacam-macam, apalagi ada media sosial yang menyebarkannya,” ungkapnya dalam diskusi “Prediksi Dinamika Pemilu Serentak 2019 dalam Perspektif Sosial Politik dan Keamanan” di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Indria juga menyinggung pernyataan mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengenai ‘people power’.

Baca: Tinggal Bersama Suami Sirinya, Wanita di Ponorogo ini Tewas Mengenaskan di Teras Rumahnya

Apalagi menurutnya ada narasi perang total yang dilontarkan Amien Rais terkait hal tersebut.

“Saya lihat hal tersebut bisa menimbulkan perasaan ketidakpastian keamanan di masyarakat, saya harap demokrasi kita terus naik kelas,” ujarnya.

Sementara narasumber lain, Stanislaus Riyanta mengatakan masyarakat tak perlu cemas dengan narasi-narasi politik di atas karena akan ada aparat yang mengamankan jalannya Pemilu.

“Kekuatan TNI, Polri, dan BIN cukup untuk mengamankan Pemilu, yang penting cegah golput untuk tingkatkan partisipasi serta perlu adanya ketegasan penyelenggara Pemilu dalam menjalankan aturan,” pungkasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas