Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Dahnil Anzar Dalam Sidang Ratna Sarumpaet: Respons Prabowo Hingga Tahu dari Nanik

Koordinator BPN juru bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, bersaksi dalam sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Pengakuan Dahnil Anzar Dalam Sidang Ratna Sarumpaet: Respons Prabowo Hingga Tahu dari Nanik
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Koordinator BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menghadiri sidang dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus penyebaran informasi bohon atau hoaks, Ratna Sarumpaet, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).

Dalam sidang kali ini, Koordinator juru bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, dihadirkan sebagai saksi.

Dahnil Anzar Simanjutak tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekira pukul 09.30 WIB.

Terdakwa kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet
Terdakwa kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet (Vincentius Jyestha/Tribunnews.com)

Mengenakan kemeja putih dengan peci hitam, Dahnil Anzar Simanjuntak sempat mengacungkan jari jempol dan telunjuk yang biasa dilakukan pendukung Prabowo-Sandiaga saat duduk di bangku penonton sidang.

Baca: Ratna Sarumpaet: 100 Kali Ajukan Tahanan Kota Pasti Ditolak

Dahnil Anzar Simanjuntak diperiksa bersama dua saksi lainnya yakni orang yang berdemo saat kasus Ratna Sarumpaet mencuat.

Dalam persidangan, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan berbagai hal yang diketahuinya terkait perkara Ratna Sarumpaet.

Respons Prabowo dengar Ratna Sarumpaet dianiaya

Rekomendasi Untuk Anda

Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku mendengar kabar Ratna Sarumpaet dianiaya saat dirinya rapat BPN Prabowo-Sandiaga pada 1 Oktober 2018.

Dalam rapat tersebut, Prabowo Subianto juga ikut hadir.

Baca: Ratna Sarumpaet : Nyoblos 01 atau 02? Ya 02 Lah

"Saat itu kami sedang pertemuan dengan BPN. Itu pertemuan rutin saja. Tiba-tiba ada kabar Bu Ratna jadi korban penganiayaan," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Prabowo Subianto mendapatkan kabar tersebut melalui stafnya.

Dahnil di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).
Dahnil di Ruang Sidang Kartika, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Kabar tersebut mengatakan jika Ratna Sarumpaet dianiaya sekelompok orang di Bandung.

"Kabar beliau dianiaya oleh orang tidak dikenal, lalu dibawa kedalam mobil dan ditinggalkan di suatu tempat," jelas Dahnil.

Menurut Dahnil, setelah mendengar kabar tersebut, Prabowo Subianto langsung berniat menjenguk Ratna Sarumpaet.

Atas dasar itulah Prabowo Subianto dengan beberapa nama besar lainnya menggelar pertemuan dengan Ratna Sarumpaet di lapangan Polo, Bogor pada 2 Oktober 2018.

Dalam pertemuan tersebut, Ratna Sarumpaet menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya kepada Prabowo.

Tidak tahan lihat foto Ratna Sarumpaet

Dahnil Anzar Simanjuntak dalam persidangan mengaku tidak tahan saat melihat foto wajah lebam Rata Sarumpaet.

Foto tersebut diterima Dahnil saat rapat dengan BPN Prabowo-Sandiaga pada 1 Oktober 2019 di Rumah Kartanegara, Jakarta Selatan.

"Saya sempat melihat itu. Tapi saya nggak tahan liat lama-lama (foto wajah Ratna), ya seperti orang dipukuli," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak saat bersaksi di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).

Baca: Reaksi Dahnil Anzar Simanjuntak saat Pertama Kali Lihat Foto Ratna Sarumpaet Lebam-lebam

Dahnil mengaku tidak tega melihat foto tersebut karena baginya Ratna merupakan sosok aktivis pembela HAM yang ia segani.

"Kami tidak tega melihat wajah lebam lebam seperti itu, itu subjektifitas saya. Karena yang kami kenal Bu Ratna seorang Aktivis pembela HAM yang tidak layak di perlakukan seperti ini," kata Dahnil.

Tahu dari Nanik

Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku mendapatkan kabar bahwa Ratna Sarumpaet berbohong sehari setelah konferensi pers yang dilakukan Prabowo Subianto.

Prabowo saat itu melakukan konferensi pers, Selasa (2/10/2018).

Atiqah Hasiholan diam seribu bahasa dan hanya tersenyum saat mendampingi Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019),
Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019), (TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA)

Sementara Dahnil mengakui tahu Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan keesokan harinya dari Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang.

Baca: Ratna Sarumpaet Berbohong, Dahnil: Yang Jelas Kami Menyesali….

"Besok hari. Saya dapat kabar (Ratna berbohong) itu dari mbak Nanik, beliau dapat kabar dari Bu Ratna. Kita kaget," tutur Dahnil saat Bersaksi di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).

Kabar tersebut disampaikan Nanik kepada Dahnil melalui telepon.
Saat itu Nanik mengungkapkan bahwa Ratna membuat konferensi pers mengenai kebohongan dirinya.

"Cerita Bu Nanik ke saya via telepon, Bu Ratna ingin konpres kemudian pertanyaan Bu Ratna," ungkap Dahnil.

Baca: Kebohongannya Dibongkar, Ratna Sarumpaet Ucapkan Terima Kasih Kepada Tompi

Meski begitu, dirinya mengaku tidak tahu isi dari konferensi pers Ratna Sarumpaet.

Setelah itu, Dahnil mengaku mendapatkan kabar kebohongan Ratna Sarumpaet dari media massa.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet didakwa oleh JPU telah membuat kegaduhan akibat menyebarkan berita bohong yang menyatakan bahwa dirinya dianiaya sekelompok orang.

Akibat perbuatannya, Ratna didakwa dengan satu dakwaan yakni didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Thn 1946 ttg Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Thn 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Thn 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas