Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Direktorat Siber Bareskrim Polri Sebut Pria yang Turunkan Foto Jokowi Berada di Malaysia

Direktorat Siber Bareskrim Polri telah menemukan keberadaan pria yang menarik turun foto Presiden Joko Widodo.

Direktorat Siber Bareskrim Polri Sebut Pria yang Turunkan Foto Jokowi Berada di Malaysia
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut pihaknya melalui Direktorat Siber Bareskrim Polri telah menemukan keberadaan pria yang menarik turun foto Presiden Joko Widodo.

Diketahui, seorang pria terekam dalam video sedang menarik turun foto Jokowi dalam pigura dari dinding seperti menurunkan bendera dari tiang.

Dedi mengatakan pria tersebut ditemukan kepolisian sedang berada di Malaysia dan diketahui bernama Jajang Sumantri.

Baca: Megawati: Terima Kasih Banyak, Pak Prabowo!

"Yang mengerek foto atas nama Jajang Sumantri alias JS. Dari hasil penjajakan tim Direktorat Siber Bareskrim, saat ini yang bersangkutan di Malaysia," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Kini, ia mengatakan Polri tengah berusaha mengamankan Jajang dengan bekerjasama bersama Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menjelaskan bahwa mekanisme yang berlaku adalah Divisi Hubinter akan menghubungi Interpol dan Interpol menghubungi pihak Malaysia.

Baca: Gary Iskak Rela Donorkan Sumsum Tulang Belakang Demi Kesembuhan Cinta Penelope dari Kanker Stadium 3

"Hubungan kerjasama kami selama ini sudah baik dengan PDRM. Tentunya PDRM bakal membantu. (Mekanismenya) Harus melalui Div Hubinter, harus melalui Interpol. Interpol baru menghubungi sekretariatnya di Malaysia," kata dia.

Lebih lanjut, ia belum bisa memastikan apakah Jajang merupakan pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ia menegaskan pihaknya masih mendalami seputar kemungkinan itu.

"Masih didalami," ujarnya.

Baca: BPN Prabowo-Sandiaga Klaim Menang Sementara Lewat Exit Poll, Anak Jokowi Beri Tanggapan Ini

Sebelumnya diberitakan, Direktur Advokasi dan Hukum TKN Ade Irfan Pulungan melaporkan pemilik akun Facebook (FB) dengan username Sudrun Sugiono ke Bareskrim Polri, Selasa (16/4/2019).

Ade Irfan menilai video tersebut menghina Presiden Jokowi, lantaran pria dalam video menurunkan foto Jokowi dari dinding dengan ditarik. Seolah seperti sedang menurunkan bendera dari tiang dan diiringi lagu Indonesia Raya.

"Kami dari Direktorat Hukum dan Advokasi ingin melaporkan tentang adanya video viral yang terjadi, yang diduga dilakukan oleh salah satu simpatisan atau tim sukses dari pendukung 02. Karena di situ memakai atribut 02 dan menggunakan simbol tangan untuk 02," ujar Ade Irfan, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/4).

Adapun laporan itu teregister dengan nomor LP/B/0389/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 16 April 2019. Terlapor disangkakan dengan Pasal 207 UU Nomor 1/1946 tentang KUHP.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas