Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Perlu Ada Kajian Lanjutan, Perludem Harap Gugurnya Petugas KPPS Tak Dipolitisasi

Dikatakan Titi, soal autopsi yang didesak sejumlah pihak tentu harus mempertimbangkan aspek hukum yang ada dan persetujuan dari pihak keluarga.

Perlu Ada Kajian Lanjutan, Perludem Harap Gugurnya Petugas KPPS Tak Dipolitisasi
Reza Deni/Tribunnews.com
Titi Anggraini 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, menilai perlu ada kajian lanjutan soal penyebab gugurnya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Dikatakan Titi, soal autopsi yang didesak sejumlah pihak tentu harus mempertimbangkan aspek hukum yang ada dan persetujuan dari pihak keluarga.

"Dari sisi aspek hukum, saya kira harus ada alasan-alasan yang kuat dan juga termasuk juga persetujuan keluarga untuk dilakukan," kata Titi saat ditemui di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2019).

Titi menjelaskan, yang harus dilakukan saat ini adalah menghormati keluarga korban dan mengapresiasi pengorbanan mereka.

"Jangan mempolitisasi isu ini karena kepentingan atau bias politik. peristiwa atau kejadian ini dari multidimensi, multidisiplin dari sisi beban pemilunya, dari sisi latar belakang kesehatan petugas," ujarnya.

Baca: Bawaslu Sesalkan Hoaks Petugas KPP Tewas Diracun

Lebih lanjut, Titi mengatakan, peristiwa meninggalnya anggota KPPS sudah bisa dibaca dari Pemilu 2004. Sejumlah petugas KPPS memang tak kuat mengerjakan beban Pemilu.

"Kita evaluasi, kita kaji betul-betul kita temukan apa yang menjadi penyebab petugas mengalami kelelahan yang luar biasa dan akhirnya berakibat pada meninggal dunia," pungkasnya.

Seperti diketahui, jumlah petugas penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tertimpa musibah sudah mencapai 4.766 jiwa.

Data ini dihimpun per 7 Mei 2019, pukul 08.00 WIB, dengan rincian 456 petugas KPPS meninggal dunia, dan 4.310 lainnya jatuh sakit.

"Menyampaikan, update data per 7 Mei 2019 pukul 08.00 WIB. (Petugas KPPS) Wafat 456, Sakit 4.310. Total, 4.766," kata Komisioner KPU RI Viryan Azis saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019).

Sebagian besar, mereka meninggal dunia karena faktor kelelahan fisik, ditambah kurangnya waktu istirahat.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas