Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kata JK, Prabowo Harus Berjiwa Besar Menghadapi Kekalahannya

Sama halnya dalam Pilpres 2019, pihaknya yang kalah sebaiknya berjiwa besar menghadapi kekalahannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kata JK, Prabowo Harus Berjiwa Besar Menghadapi Kekalahannya
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditemui di kantor wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan, dalam setiap pertandingan terdapat menang dan kalah.

Sama halnya dalam Pilpres 2019, pihaknya yang kalah sebaiknya berjiwa besar menghadapi kekalahannya.

Hal tersebut diungkap JK saat disinggung pidato resmi calon presiden 02 Prabowo Subianto usai KPU menetapkan hasil pemilu Selasa dini hari tadi.

"Ya Prabowo harus berjiwa besar, kan cuma dua, menang dan kalah. Tidak ada yang seri," ujar dia yang ditemui di kantor wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Menurut JK, jika dirasa kurang puas dengan hasil, tim Prabowo - Sandi dapat menempuh jalur Mahkamah Konsitusi.

"Jadi ajukanlah ke Mahkamah Konstitusi, ke Bawaslu sehingga sama dengan pendapat semua pihak, karena bedanya agak jauh 11 persen, apapun itu harus bersyukurlah," kata JK.

Baca: Tanggapi Penarikan SPDP Prabowo, Ini Komentar Fadli Zon

Namun melihat hasil yang cukup jauh yaitu sekitar 11 persen, JK menyarankan, agar Prabowo membangun komunikasi yang baik dengan calon presiden 01 Joko Widodo dan begitu pun sebaliknya, sehingga tensi politik yang akhir-akhir ini memanas dapat kembali membaik.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menuturkan, hal tersebut berkaca pada dirinya yang di pemilu lalu mengakui dan menerima kekalahan dari Susilo Bambang Yudhoyono.

"Etisnya selalu yang kalah menghampiri. Menelpon yang menang. Saya dulu waktu kalah dengan Pak SBY, saya langsung telepon pak SBY dan mengucapkan selamat dan saya menerima itu," ujar dia.

Sebelumnya KPU pada Selasa dini hari, mengumumkan hasil rekapitulasi pilpres 2019, yang menunjukkan pasangan claon nomor urut 01Jokowi-Ma'ruf meraul 85.607.362 suara sah atau 55,5 persen.

Baca: Begini Imbauan Prabowo kepada Pendukungnya yang Unjukrasa

Sementara, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai pasangan nomor urut 02 hanya meraih 68.650.239 suara sah atau 44,5 persen.

Hasil tersebut diumumkan oleh Komisioner KPU Evi Novida Ginting dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas