Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkopolhukam : Polri dan TNI Kompak Siap Amankan Keselamatan Masyarakat dan Negara

Polri dan TNI telah mempersiapkan diri secara baik untuk mengamankan dan menjaga keselamatan masyarakat serta negara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
zoom-in Menkopolhukam : Polri dan TNI Kompak Siap Amankan Keselamatan Masyarakat dan Negara
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menko Polhukam Wiranto didampingi Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal dan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2019). Terkait penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Wiranto menjelaskan Soenarko ditangkap atas dugaan kasus kepemilikan senjata ilegal yang diduga diselundupkan dari luar Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menkopolhukam Wiranto meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tak takut menanggapi berita-berita negatif yang beredar di media sosial.

Sebelumnya diketahui banyak beredar seruan dan ancaman teror melalui media sosial yang memanfaatkan aksi unjuk rasa memprotes hasil Pemilu 2019 pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Baca: Tim Asistensi Hukum Dikritik, Wiranto : Ini Bentuk Kehati-hatian Supaya Tak Dicap Sewenang-wenang

Wiranto mengatakan, Polri dan TNI telah mempersiapkan diri secara baik untuk mengamankan dan menjaga keselamatan masyarakat serta negara.

“Masyarakat harap tenang, jangan panik dan takut serta jangan percaya berita negatif di media sosial, percaya lah bahwa TNI dan Polri kompak bersatu padu menghadapi segala ancaman dan telah mempersiapkan yang terbaik untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keamanan negara,” ungkapnya ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) siang.

Wiranto juga meminta keaktifan masyarakat untuk melaporkan hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya kepada aparat keamanan.

Baca: Massa di KPU Sumut Minta Joko Widodo-Maaruf Amin Didiskualifikasi

Karena menurutnya memang benar ada pihak yang ingin memanfaatkan panasnya situasi pasca penetapan hasil Pemilu 2019 untuk melakukan sabotase.

Rekomendasi Untuk Anda

“Masyarakat harus ikut waspada terhadap kelompok radikal dan teroris yang memanfaatkan situasi saat ini untuk melakukan sabotase, laporkan kepada aparat bila ada hal-hal mencurigakan di sekitar karena aparat keamanan sudah meningkatkan aktivitas untuk melindungi masyarakat,” ucap Wiranto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas