Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Ini, KPK Akan Periksa Calon Rektor UIN Soal Kasus Romahurmuziy

Ada 7 saksi yang akan diperiksa hari ini, mereka merupakan calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) di daerah.

Hari Ini, KPK Akan Periksa Calon Rektor UIN Soal Kasus Romahurmuziy
Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa tujuh saksi untuk tersangka mantan Ketua Umun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengacu pada kasus Tindak Pidana Korupsi Suap terkait Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Ada 7 saksi yang akan diperiksa hari ini, mereka merupakan calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) di daerah.

"KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah calon Rektor UIN sebagai saksi hari ini, keterangan mereka dibutuhkan dalam perkara dengan tersangka RMY," ujar Febri, kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Pemeriksaan akan dilakukan terhadap 7 saksi itu karena saat ini penyidik KPK telah menemukan fakta baru terkait kasus yang melibatkan Romahurmuziy itu.

"Dibutuhkan keterangan sebagai saksi untuk menjelaskan proses seleksi Rektor UIN yang pernah dijalankan," kata Febri.

Para saksi berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag).

7 saksi tersebut yakni Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Ali Mudlofir, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Masdar Hilmy, lalu Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya Akh Muzakki.

Kemudian Rektor IAIN Pontianak Syarif, Dosen IAIN Pontianak Wajidi Sayadi, Wakil Rektor I IAIN Pontianak Hermansyah, serta Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Warul Walidin.

Baca: 6 Hotel Murah di Jakarta Dekat Jakarta Fair Kemayoran, Tarifnya Per Malam Kurang dari Rp 350 Ribu

Baca: Tanggapi Alasan BPN Minta Perlindungan Saksi, TKN: Ada Politik Ketakutan yang Coba Dibangun di Sini

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas