Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politisi PDI Perjuangan Ungkap Rakernas 19 Juni Akan Bahas Ini

Rakernas itu akan membahas persiapan menuju Kongres PDIP pada Agustus mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Politisi PDI Perjuangan Ungkap Rakernas 19 Juni Akan Bahas Ini
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) Pada 19 Juni mendatang.

Rakernas itu akan membahas persiapan menuju Kongres PDIP pada Agustus mendatang.

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengungkapkan Rakernas itu juga akan membahas komposisi kader yang akan menduduki jabatan di DPR.

"Kan banyak agenda agenda, evaluasi pasca pemilu, terus kemudian pengisian jabatan di DPR RI, di daerah," ungkap Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Anggota Komisi I DPR RI itu menjelaskan pembahasan pada rakernas PDIP nanti perihal persiapan menghadapi pemerintahan yang baru.

Dan diketahui, PDIP adalah pemenang pemilu 2019, pun capres yang diusungnya menang dalam rekapitulasi KPU.

"Mensinergikan pusat sampai ke daerah," katanya.

Baca: Muhammadiyah Berharap Pendukung Paslon Berjiwa Besar

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait pembahasan jabatan strategis dan persiapan menghadapi pemerintahan yang baru, Andreas menegaskan tak ada pembahasan kursi menteri dalam Rakernas nanti.

"Itu urusan presiden," jelasnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019). (Fransiskus Adhiyuda/tribunnews.com)

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan kongres V PDIP yang sedianya digelar tahun 2020 menjadi 8-10 Agustus 2019 di Bali.

Dia mengatakan, kongres dipercepat semata-mata agar partai bisa menyesuaikan diri dengan agenda pemerintahan negara.

"Percepatan Kongres V selain untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintahan negara, juga untuk menyusun seluruh agenda strategis partai pasca Pemilu 2019, dan sebagai langkah preemptive bagi tugas ideologis-strategis partai ke depan," ujar Hasto dalam keterangannya, Jumat (14/6/2019).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas