Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudah Berlangsung Satu Jam, Hakim MK Masih Bacakan Point Keberatan Prabowo-Sandiaga

Diskriminasi penegakan hukum, manipulasi input data Pilpres, Polisi pagari TPS‎ menggunakan kawat berduri, C1 dibawa kabur, manipulasi hasil perolehan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Sudah Berlangsung Satu Jam, Hakim MK Masih Bacakan Point Keberatan Prabowo-Sandiaga
Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman (tengah) memimpin sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres 2019 mengagendakan pembacaan tanggapan pihak termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait dalam hal ini Tim Kampanye Nasional (TKN). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 sedang berlangsung, Kamis (27/6/2019) yang dimulai sejak pukul 12.40 WIB di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pantauan Tribunnews.com, sidang ini berlangsung sudah satu jam. Dimana lebih dari empat hakim secara bergantian membacakan keberatan-keberatan dari pemohon, Prabowo-Sandiaga.

Majelis hakim yakni Aswanto, Enny Nurbaningsih, Saldi Isra hingga Hartoyo membacakan point demi point keberatan pemohon seperti ‎Ketidaknetralan aparatur negara, pembatasan kebebasan media dan pers.

Diskriminasi penegakan hukum, manipulasi input data Pilpres, Polisi pagari TPS‎ menggunakan kawat berduri, C1 dibawa kabur, manipulasi hasil perolehan suara di Aceh.

C1 asli tidak didistribusikan, para bupati deklarasi dukungan ke Capres Ma'ruf Amin, menipulasi perolehan suara di Jakarta Selatan, penambahan suara 1000 untuk pasangan 01 di situng KPU.

Baca: Gugatan Lawan Bawaslu Ditolak MA, BPN: Putusan MA Tidak Pengaruhi Putusan MK

Kekurangan surat suara pasangan capres dan cawapres, surat suara sudah tercoblos pasangan 01, kriminalisasi saksi, dan lainnya.

Sementara itu, kubu KPU RI tampak menyimak point-point yang dibacakan hakim. Sesekali mereka berbincang dengan komisioner KPU yang lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Kubu pemohon, tim hukum Prabowo-Sandiaga, yakni Bambang Widjojanto sibuk mencatat di selembar kertas menggunakan pena biru muda dengan beragam tinta berwarna yang bisa diganti-ganti. Disampingnya ada Denny Indrayana yang dengan santai menyimak pernyataan hakim.

Lanjut kubu tim hukum pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang dikomandani oleh Yusril tampak menyimak dengan seksama. Beberapa diantaranya asyik menopang dagung dengan tangan seraya mendengarkan majelis hakim.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas