Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Nasdem Siap Tempatkan Kadernya di Pucuk Pimpinan DPR

Nasdem yang meraih kursi terbanyak keempat dalam Pemilu Legislatif 2019 sudah bersiap mendudukkan kadernya sebagai pimpinan DPR dan MPR RI.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Nasdem Siap Tempatkan Kadernya di Pucuk Pimpinan DPR
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Johnny G Plate mengungkapkan partainya telah menyiapkan kader dalam untuk menduduki satu kursi pimpinan di DPR.

Nasdem yang meraih kursi terbanyak keempat dalam Pemilu Legislatif 2019 sudah bersiap mendudukkan kadernya sebagai pimpinan DPR RI dan MPR RI.

Ia menyatakan memilih kader untuk menduduki kursi pimpinan DPR adalah perkara yang mudah.

Nasdem juga akan berkoordinasi dengan partai koalisi untuk menempatkan kadernya di alat kelengkapan dewan (AKD) atau pimpinan komisi.

"Kami akan berbicara bersama-sama koalisi yang lainnya untuk menempatkan di alat kelengkapan dewan, ada 17 AKD untuk menempatkan nanti tokoh-tokoh yang memberi sumbangsih di dalam memimpin jalannya DPR agar lebih baik dari sebelumnya," ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, amis (4/7/2019).

Namun, kini yang menjadi perhatiannya adalah komposisi pimpinan MPR.

Pimpinan MPR, terdiri dari lima orang yang komposisinya berasal dari satu DPD dan empat DPR.

Berita Rekomendasi

Sementara partai politik pendukung Jokowi terdiri dari lima partai, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PKB dan PPP.

Baca: Melalui Tim Pansel, Jokowi Dipercaya Tidak Asal Pilih Calon Pimpinan KPK 2019-2023

Artinya, ada satu partai yang tidak mendapatkan 'jatah' pimpinan MPR.

Plate mengatakan partai koalisi akan tetap melakukan pembicaraan.

"Ini bukan soal rela tidak rela, ini pembicaraan yang rasional," jelasnya.

Koalisi pendukung Jokowi, saat ini memenangkan 349 kursi dari 575 atau mayoritas di parlemen.

Sedangkan MPR, kata Plate, membutuhkan mayoritas itu 356 kursi.

Artinya, jumlah perolehan kursi parpol pendukung Jokowi belum bisa sepenuhnya memenuhi mayoritas di MPR.

"Kita akan berbicara bersama-sama," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas