Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mardani Ingatkan Pilihan Etis Bagi Pendukung Prabowo-Sandi adalah Oposisi

PKS menurut Mardani menjunjung tinggi demokrasi beretika sehingga memilih tetap menjadi oposisi.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Mardani Ingatkan Pilihan Etis Bagi Pendukung Prabowo-Sandi adalah Oposisi
DPR RI
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tidak khawatir bila kemudian partainya nanti menjadi oposisi tunggal.

PKS menurut Mardani menjunjung tinggi demokrasi beretika sehingga memilih tetap menjadi oposisi.

Pernyataan Mardani tersebut terkait dengan pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Yang pertama tentu baik karena setiap komunikasi politik dalam membangun negeri adalah sebuah keniscayaan tetapi tetap kita ini sedang membangun demokrasi beretika," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (25/7/2019).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Menurut Mardani pada dasarnya PKS mempersilahkan siapapun untuk melakukan komunikasi, misalnya seperti pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Komunikasi baik dalam rangka membangun bangsa dan negara.

Baca: Baim Wong Dituntut Rp 100 Miliar karena Perjanjian Caleg, Suami Paula Verhoeven Ungkap Pembelaan Ini

Menurutnya baik masuk koalisi maupun oposisi sama sama membangun bangsa. Bedanya menjadi oposisi, membangun bangsa dengan menjalankan peran kekuatan penyeimbang.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun bagi pendukung Prabowo-Sandi di Pemilu Presiden 2019, pilihan etis ke depan adalah sebagai oposisi.

"Kami membangun negeri dengan menjadi kekuatan penyeimbang itu akan sangat baik bagi masyarakat karena buat masyarakat pendukung Pak Prabowo sandi pilihan etis sesuai dengan etika dan logika adalah kami oposisi," katanya.

Menurut Mardani menjadi oposisi bukan berarti bermusuhan dengan pemerintah atau partai koalisi.

Baca: Sempat Kabur Saat Lihat Nikita Mirzani, Rosa Meldianti Ungkap Peristiwa Sebelumnya di Ruang Make Up

Komunikasi antar partai tetap berjalan dengan saling menghormati sikap politik masing-masing.

"Oposisi tidak bermakna bermusuhan, pertemuan bagus,mendukung tetapi ketika pertemuan kita menyatakan oposisi sehingga masyarakat tahu tetap garis perjuangannya lurus tetapi komunikasinya berjalan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas