Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Novel Baswedan

WP KPK Kritisi Tenggat 6 Bulan Pengungkapan Kasus Novel Baswedan oleh Tim Teknis Polri

Diharapkan Yudi, Presiden Jokowi bisa membentuk TPF yang independen langsung di bawah Presiden.

WP KPK Kritisi Tenggat 6 Bulan Pengungkapan Kasus Novel Baswedan oleh Tim Teknis Polri
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Novel Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) mengkritisi tenggat enam bulan pengungkapan teror penyiraman air keras Novel Baswedan oleh Tim Teknis Polri.

Sebelumnya, Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian belum berhasil juga menemukan pelakunya.

Namun, kemudian malah merekomendasikan pembentukan Tim Teknis untuk masa kerja enam bulan.

Lalu, menanggapi hasil TPF, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo memberi perintah tiga bulan untuk Tim Teknis sejak tanggal 19 Juli 2019, kasus itu harus terungkap atau sebelum tanggal 19 Oktober 2019.

Baca: Perut Menantu Jokowi, Selvi Ananda Terlihat Buncit di Ultah Sedah Mirah, Jan Ethes Akan Punya Adik?

Kemudian, ternyata Tim Teknis dibentuk selama 6 bulan dan ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Untuk itu, Ketua WP KPK Yudi Purnomo menyatakan, pernyataan Presiden Jokowi agar pengungkapan kasus penyerangan air keras terhadap Novel dalam jangka waktu 3 bulan bisa dilakukan.

Sebab, keinginan Presiden Jokowi berbeda dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Kami berharap perintah Presiden dapat dipenuhi oleh Kapolri dan jajarannya bahkan sebelum masa waktu 3 bulan," ujar Yudi kepada pewarta, Senin (5/8/2019).

Yudi memastikan, pihaknya juga bakal menanyakan kepada Presiden Jokowi pada 19 Oktober 2019 nanti dan jika belum terungkap.

Baca: Listrik Padam Berjam-jam, Fadli Zon: Masyarakat Telat Sedikit Membayar Listrik Dicabut

Diharapkan Yudi, Presiden Jokowi bisa membentuk TPF yang independen langsung di bawah Presiden.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Novel Baswedan

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas