Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mati Listrik di Ibu Kota dan Sekitarnya

KPK Berharap PLN Segera Tunjuk Direktur Utama Definitif

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menilai posisi Direktur Utama sebagai pucuk pimpinan perusahaan pelat merah merupakan hal yang penting.

KPK Berharap PLN Segera Tunjuk Direktur Utama Definitif
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera menunjuk Direktur Utama definitif PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menilai posisi Direktur Utama sebagai pucuk pimpinan perusahaan pelat merah merupakan hal yang penting.

"Saya pikir sebaiknya ya itu emang enggak boleh lama-lama, karena ada orang yang hari ke hari dedicated mikirkan itu,” ujar Saut kepada pewarta, Kamis (8/8/2019).

Lebih lanjut Saut menegaskan peran Direktur Utama dalam sebuah perusahaan sangat vital.

Apalagi perusahaan besar sekelas PLN yang harus bertanggung jawab mengatur listrik dari Sabang sampai Merauke.

“Ya sebenarnya fungsi manajemen puncak itu kan banyak ya disana mulai planning, controlling acting. Segala macem itu kan untuk dia bisa kompetitif itu kan ya harus orang-orang yang profesional. Harus ditempatkan secara cepat,” katanya.

Baca: KPK Tangkap 11 Orang di Jakarta, Diduga Terkait Anggota DPR dari Komisi VI

Saut mengaku percaya jika PLN memiliki banyak orang profesional yang bisa mengisi posisi Direktur Utama.

Kendati demikian, Saut enggak memberikan keterangan lebih detail terkait siapa orang yang menurutnya paling cocok mengisi posisi tersebur.

“Kalau soal mencari orang lain lagi. Itu saya pikir PLN itu banyak orang-orang bagus kok,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penunjukkan Direktur Utama definitif PT PLN (Persero) harus menunggu Menteri BUMN Rini Soemarno pulang dari ibadah hajinya.

Hal itu disampaikan Luhut menanggapi desakan untuk segera menunjuk pimpinan definitif perusahaan pelat merah tersebut.

Terlebih setelah Sofyan Basir dinyatakan sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1 pada April lalu dan posisinya berulang kali diisi oleh pelaksana tugas.

“Menterinya lagi haji, ya kita tunggu pulang haji dululah,” jelas Mantan Menko Polhukam tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Mati Listrik di Ibu Kota dan Sekitarnya

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas