Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kongres PDI Perjuangan

Megawati Tetap Jabat Ketua Umum PDIP, Kedua Anaknya Diusulkan Jadi Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut, partainya akan terlebih dahulu memutuskan siapa yang akan menjadi ketua umum.

Megawati Tetap Jabat Ketua Umum PDIP, Kedua Anaknya Diusulkan Jadi Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum
(Indra Akunto/Kompas.com )
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi kedua anaknya Puan Maharani dan Prananda Prabowo serta bakal calon presiden PDIP Joko Widodo dan istri Iriana (Indra Akunto/Kompas.com ) 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Wacana posisi Ketua harian dan wakil ketua Umum PDI Perjuangan menjadi salah satu isu yang kemungkinan dibahas dalam Kongres V PDIP pada Kamis (8/8/2019).

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut partainya akan terlebih dahulu memutuskan siapa yang akan menjadi ketua umum.

Nantinya, ketua umum akan memutuskan apakah kedua jabatan baru itu diperlukan atau tidak.

"Ya itu hak prerogatif Ketum. Kan kongres memang hanya untuk memilih ketum saja, hanya memutuskan dan menetapkan ketua umum," tutur Andres di Hotel Grand Inna, Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019).

Baca: Megawati Minta Peserta Kongres PDIP Tepuk Tangan Saat Prabowo Hadir

Baca: 500 Penari Pendet Akan Sambut Megawati dan Jokowi di Kongres V PDIP

Hingga saat ini, Megawati Soekarnoputri hampir dipastikan akan kembali menjadi ketua umum.

Sedangkan kedua anaknya yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo, diisukan akan menempati jabatan Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum.

"Tapi itu bisa iya, bisa tidak (red-soal Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum). Itu prerogatif Ketum. Pandangan umumnya kan baru nanti," ucapnya.

Wacana jabatan Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum itu juga sempat ditolak oleh beberapa DPD, salah satunya adalah DPD Bali.

Ketua DPD Bali I Wayan Koster yakin, peserta kongres akan menolak wacana tersebut meskipun keputusan final tetap kembali pada dinamika kongres.

"Tidak akan ada struktur pengurus harian, dan tidak akan ada (jabatan) wakil ketua umum. Struktur pengurus DPP akan sama dengan struktur kepengurusan sebelumnya," jelas Wayan.

Diketahui, posisi Ketua harian dan Wakil ketua Umum PDI Perjuangan merupakan jabatan yang sebelumnya tidak pernah ada dalam sejarah partai berlambang banteng moncong putih itu.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kongres PDI Perjuangan

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas